News Video
SUMPAH Zelensky: Tak Akan Maafkan Rusia & akan Balas Dendam pada Rusia
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersumpah untuk menghukum setiap pasukan Rusia yang melakukan kekejaman setelah invasi ke negaranya.
Walikota Irpin menggambarkan melihat keempat orang itu terbunuh “di depan mata" ketika sebuah peluru menghantam mereka.
TRIBUN-MEDAN.COM - Volodymyr Zelensky bersumpah untuk menghukum setiap pasukan Rusia yang melakukan kekejaman setelah invasi ke negaranya.
Pasukan Militer Putin tersebut menembak tewas sebuah keluarga muda ketika mereka mencoba melarikan diri dari sebuah kota di pinggiran Kyiv.
Baca juga: Jika Presiden Zelensky Tewas, Menlu Amerika Serikat Sebut Ukraina Punya Rencana Skema
Zelensky bersumpah tak akan maafkan Rusia dan akan balas dendam.
Hal tersebut dikatakan Presiden Ukraina dalam pidato video pada Minggu malam (6/3/2022).
Disebutkan, ada kemungkinan keluarga lain yang terbunuh saat mencoba menyelamatkan diri mereka.
Ia pun bersumpah tak akan memaafkan Rusia.
Tidak akan melupakan kekejaman mereka, dan bersumpah akan balas dendam.
“Mereka hanya berusaha keluar kota. Untuk melarikan diri. Seluruh keluarga. Berapa banyak keluarga seperti itu yang meninggal di Ukraina. Kami tidak akan memaafkan. Kami tidak akan lupa. Kami akan menghukum semua orang yang melakukan kekejaman dalam perang ini.” ujarnya dalam sebuah video yang diunggah di Instagramnya.
Zelenskyy akan membalas tindakan keji pasukan Rusia di balik serangan di Kota Irpin di tepi barat ibu kota Kyiv.
Baca juga: CANDAAN Donald Trump, Kirim Jet Tempur Pakai Bendera China ke Rusia: Mereka Bertengkar & Kita Nonton
Baca juga: Tak Hanya Serangan Militer, Para Hacker Rusia juga Tak Henti Meretas Situs Web Ukraina
“Tidak akan ada tempat yang tenang di dunia ini bagi Anda. Kecuali kuburan.”
Ratusan warga sipil telah berkumpul di dekat jembatan di Irpin pada hari Minggu.
Mereka berusaha untuk melarikan diri dari ibu kota, dengan hanya selusin tentara Ukraina di sana.
Menurut New York Times, sebagian besar membantu para warga dengan barang bawaan mereka.