Berita Sumut

Gubernur Edy Minta PAN Tak Berebut Suara, Sebut 3 Juta Warga Sumut Tak Gunakan Hak Pilih

Edy menuturkan, edukasi dan sosialisasi politik penting agar masyarakat mampu secara objektif memilih pemimpin dan wakilnya.

Ho / Tribun Medan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sumut, Periode 2020-2025, di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1 Medan, Jumat (11/3/2022). Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan.  

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengingatkan agar partai politik, termasuk PAN tidak perlu berebut pemilih, karena masih ada sekitar 3 juta lebih pemilih yang belum menggunakan hak suaranya.

Jumlah 3 juta pemilih tersebut menurut Edy Rahmayadi akan berpengaruh signifikan terhadap partai.

“Ada sekitar 3 juta lebih yang belum menentukan pilihannya, selaku gubernur saya tidak ingin partai rebutan karena ada yang belum mau memilih sekitar 3 juta lagi. Rebut itu yang tiga juta,” kata Edy Rahmayadi saat menghadiri pelantikan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sumut, Jumat (11/3/2022), di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1 Medan.

Edy menuturkan, edukasi dan sosialisasi politik penting agar masyarakat mampu secara objektif memilih pemimpin dan wakilnya.

"Dengan begitu, pembangunan di Sumatera Utara (Sumut) akan berjalan lebih baik, karena masyarakat mampu menilai pemimpin dan wakil yang dipilihnya," tuturnya. 

Menurut Edy, hal tersebut juga akan meningkatkan partisipasi pemilih Sumut, yang pada pemilihan sebelumnya mencapai 79,91 persen dan melebihi target nasional (77,5 persen).  Dengan adanya edukasi politik, partisipasi pemilih akan dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Masih banyak pemilih yang belum menggunakan hak pilihnya dan masih sangat banyak masyarakat kita yang perlu edukasi politik, agar dalam memilih dia lebih objektif, sehingga menghasilkan pemimpin dan dewan yang berkualitas,” katanya.

Diketahui, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumut, di tahun 2019 jumlah Data Pemilih Tetap (DPT) Sumut sekitar 9,7 juta. Pada Pemilihan Presiden jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya hanya mencapai sekitar 7,5 juta.

Sementara itu, Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan mengingatkan partai merupakan pilar demokrasi dan akan menentukan arah perkembangan Indonesia saat ini dan ke depannya. Sangat penting bagi partai politik  memberikan edukasi politik kepada masyarakat agar demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.

“Pilihan itu bukan Rp50.000 nya, sarung, atau sembako, pilihan masyarakat itu akan menentukan peradaban kita ke depannya. Demokrasi itu nilai-nilai, bukan sekedar sarung, amplop,” tegas Zulkifli Hasan.

Ini juga sesuai dengan misi DPW PAN Sumut periode 2020-2025, kata Ahmad Fauzan Daulay yang dilantik sebagai Ketua DPW PAN Sumut hari ini. PAN Sumut di bawah kepemimpinannya akan bergerak dari desa untuk merangkul masyarakat yang kurang mendapatkan edukasi politik.

“Kita akan bergerak dari desa mengepung kota. Sampai saat ini sudah ada Muscab di 27 kabupaten/kota, tahun ini, Insya Allah, kita selesaikan se-Sumut,” kata Ahmad Fauzan Daulay.

Selain Ahmad Fauzan Daulay, pada kesempatan ini juga dilantik Sekretaris DPW PAN Sumut Hendra Cipta dan Bendahara Muhammad Faisal. Begitu juga dengan kelengkapan pengurus DPW PAN Sumut termasuk wakil ketua, wakil bendahara dan wakil sekretaris.

(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved