Breaking News:

Pemkab Langkat dan PLN Teken MoU Fly Ash dan Bottom Ash, Syah Afandin: Siap 24 Jam Bekerjasama

Pemerintah Kabupaten Langkat dan PT PLN unit Induk Pembangkit Sumatera Bagian Utara melakukan kerja sama peningkatan pengawasan

Istimewa
MoU: Pemerintah Kabupaten Langkat dan PT PLN unit Induk Pembangkit Sumatera Bagian Utara melakukan kerja sama peningkatan pengawasan 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT- Pemerintah Kabupaten Langkat dan PT PLN unit Induk Pembangkit Sumatera Bagian Utara melakukan kerja sama peningkatan pengawasan pada pelaksanaan Fly Ash dan Botton Ash di Wilayah Kabupaten Langkat. 

Diketahui Fly Ash dan Botton Ash merupakan produk sisa dari pembakaran batubara. 

Adapun kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan MoU tentang pemanfaatan Fly Ash dan Botton Ash dilakukan Plt Bupati Langkat, H. Syah Afandin dengan General Manager PT PLN UIKSBU, Purnomo di Aula Sidikalang Kantor PT PLN UIKSBU, Jalan Brigjend Katamso KM 5,5, Kota Medan. 

Plt Bupati Langkat, H. Syah Afandin mengatakan, MoU ini bertujuan untuk sinergi dalam upaya peningkatan komunikasi, koordinasi dan pengawasan dalam pelaksanaan kegiatan pemanfaatan Fly Ash dan Botton Ash di Wilayah Kabupaten Langkat. 

"Jadi MoU ini bertujuan untuk kemaslahatan umat, hal ini merupakan permulaaan yang cukup baik. Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menggandeng Langkat sebagai penggagas dalam pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash," ujarnya. 

Ia menambahkan, Pemkab Lankat bersedia membantu dan bersinergi dalam eksistensi PLN Langkat yakni pada upaya bersama menuju masyarakat yang maju dan sejahtera. 

"Kami siap 24 jam untuk bekerjasama dengan PLN," tandas Afandin.

Sedangkan, General Manager PT PLN (Persero) UIKSBU, Purnomo menyatakan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat sudah beroperasi sejak 2017. 

PLTU Pangkalan Susu merupakan bigbond listrik di wilayah Sumatera tidak hanya terbatas di Sumatera Utara namun mencakup Pulau Sumatera. 

"Pemanfaatan aliran listrik. MoU ini adalah kepedulian Pemerintah Langkat dalam mendukung PLN untuk semakin maju," ujarnya. 

Menurutnya, MoU awal dari implementasi pelaksanaan di lapangan guna menunjang kemajuan PLN. 

"Saya berterima kasih atas dukungan kerja sama yang diberikan pemerintah dan seluruh jajaran," katanya. 

Ia berharap, MoU tidak saja sebagai legalitas namun langkah yang akurat dan benar pemanfaatan limbah. Sebab, limbah batu bara ini dapat dijadikan batako sehingga meningkatkan UMKM masyarakat sekitar. 

"Semoga karya dan kerja yang mulia ini menjadi amal dalam mensejahterakan masyarakat Langkat khususnya dan Sumatera umumnya," ujarnya. 

Turut hadir General Manager PT Indonesia Power Pangkalan Susu OMU, Trisno Widayat, Sekdakab Langkat Indra Salahudin.

Lalu, Wakil Ketua DPRD Langkat Ir. Doni Setha, Inspektur H. Amril, Kepala Bappeda, Rina Wahyuni Marpaung serta para kepala perangkat daerah lainnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved