Berita Sumut
Komentar Edy Rahmayadi Soal Pencabutan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng dan Stok di Sumut
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi turut angkat bicara soal pencabutan harga eceran tertinggi minyak goreng di Sumut
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pemerintah resmi mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng (migor) kemasan Rp 14.000/liter.
Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng.
Terkait hal ini, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi memastikan pasokan minyak goreng terkendali di Sumut.
"Mudah-mudahan Sumatera Utara, ini khususnya cerita Sumatera Utara, jadi Sumatera Utara minyak goreng terkendali," ujar Gubernur Edy di Medan, Jumat (18/3/2022).
Baca juga: Pemerintahan Jokowi Kalah Hadapi Pengusaha Minyak Goreng, Sindiran Telak Andre Rosiade
Menurut Edy, meskipun HET sudah dicabut, tidak akan terlalu mempengaruhi rantai jual-beli minyak goreng di Sumut.
Ia menegaskan bahwa ketersediaan migor di Sumut yang sempat langka, sudah tertangani.
"Khusus di Sumatera Utara, tidak ada persoalan karena sudah tertangani. Perkara itu ada yang dicabut, ada yang menjadikan berbeda, ini akan kita tangani dengan baik," ungkapnya.
Oleh karena itu, kata Edy, didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Naslindo Sirait, masyarakat tidak perlu khawatir.
Baca juga: Antisipasi Kelangkaan minyak goreng Polres Padangsidimpuan Perketat Pengawasan dan Cegah Penimbunan
Namun ia meminta agar tidak ada yang melakukan kegiatan-kegiatan kontraproduktif.
"Jadi kalau ada masyarakat, jangan ada kegiatan-kegiatan yang nantinya kontraproduktif, tolong melalui media, tolong informasikan ini," ungkapnya.
Disinggung soal kemungkinan munculnya spekulan menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2022, Gubernur Edy mengatakan telah dibahas dalam rapat Forkopimda Sumut.
Ia mengatakan Forkopimda memberi atensi untuk mengantisipasi oknum-oknum yang ingin melakukan untuk kepentingan pribadi, kepentingan kelompok, kepentingan bisnis.
"Nah ini yang saya tekankan kepada masyarakat tidak perlu kalut, tenang karena sembako mencukupi dan ada dipasar dan ini terkendali. Tapi kalau ada yang kegiatan yang salah, ini akan menjadikan sulit nanti bagi kita semua, tolong informasikan ini semua," ujar Edy.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Edy-Rahmayadi-soal-persyaratan-perjalanan.jpg)