Kapal Tenggelam di Asahan

UPDATE Kapal Tenggelam di Asahan, 21 Orang PMI Ilegal dan 1 Tekong Ditemukan Selamat

Namun, belum sampai tujuan, kapal yang ditumpangi tersebut oleng sehingga mengakibatkan kapal karam.

Tayang:
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Alif Alqadri Harahap
21 PMI ilegal bersama satu orang tekong dievakuasi oleh Tim Sar ke KN Sanjaya, Sabtu(19/3/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, ASAHAN - Badan Sar Nasional Tanjungbalai Asahan (Basarnas TBA) kembali mengevakuasi sebanyak 22 orang PMI ilegal yang selamat pada kejadian maut kapal tenggelam, Sabtu (19/3/2022) pagi.

Kapal kayu yang memuat 89 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen atau ilegal nekat menerobos menuju Malaysia.

Namun, belum sampai tujuan, kapal yang ditumpangi tersebut oleng sehingga mengakibatkan kapal karam.

Baca juga: TKI Ilegal Ini Mengaku Sempat Nyaris Ikut Rombongan Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia

"Kami kembali berhasil mengevakuasi 21 orang PMI ilegal dan satu orang tekong yang sempat dinyatakan hilang di perairan Tanjung Api," kata Pandawa kepada tribun-medan.com.

Pandawa menuturkan, 22 orang tersebut dinyatakan sehat namun mengalami trauma.

"Semuanya dalam kondisi selamat dan sehat," kata Pandawa. 

Lanjut Pandawa, 21 PMI ilegal bersama tekong tersebut berhasil selamat akibat adanya kapal nelayan yang melintas dan dievakuasi sementara. 

"Sehingga saat ini sudah ada 85 orang korban yang dievakuasi, namun dua diantaranya meninggal dunia," katanya. 

Sementara, salah seorang Pekerja Migran Indonesia, mengaku sempat terombang-ambing di laut selama satu jam untuk menunggu bantuan datang. 

"Kira-kira ada satu kami di air, sempat putus asa, apakah selamat atau mati," katanya. 

Baginya, kedatangan salah sebuah kapal nelayan membuatnya kembali semangat dan memiliki harapan hidup. 

"Kalau tidak datang kapal itu, kami sudah tidak tau bagaimana kondisi kami saat ini. Mungkin saja kami sudah tinggal nama," katanya. 

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved