Perang Rusia Ukraina

LICIKNYA Rusia, setelah Bombardir Ukraina, Minta Dunia Bertanggung Jawab, Akhirnya Malu Sendiri.

Setelah mentok di Dewan Keamanan PBB, Perancis dan Meksiko membawa draf resolusi kemanusiaan ke Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara.

Tayang:
Editor: Tariden Turnip
BBC
LICIKNYA Rusia, setelah Bombardir Ukraina, Minta Dunia Bertanggung Jawab, Akhirnya Malu Sendiri. . Warga Kota Mariupol, Ukraina Selatan yang sudah dikuasai Rusia antre mendapatkan jatah sembako 

TRIBUN-MEDAN.COM - LICIK sekali, setelah membombardir Ukraina sejak 24 Februari 2022 hingga kini, Rusia mencoba mengalihkan tanggung jawab pada dunia internasional dengan mengajukan resolusi ke Dewan Keamanan PBB.

Resolusi ini diajukan Rusia bersama sekutunya Suriah, Korea Utara, dan Belarusia ke Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara.

Resolusi tentu menguntungkan Rusia, seperti tidak menyebut Rusia sebagai agresor dan dunia yang bertanggung jawab atas dampak Invasi Rusia atau Perang Putin seperti membiayai pengungsi Ukraina.

Dari 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB, hanya China yang mendukung.

Sebanyak 13 negara lain menyatakan abstain.

Akhirnya draf resolusi Rusia ini gagal dibawa ke Majelis Umum PBB.

Draf resolusi bisa dibawa ke Majelis Umum PBB bila mendapat persetujuan dari sembilan anggota Dewan Keamanan PBB.

Saat ini 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB adalah: India, Irlandia, Kenya, Meksiko, Norwegia, Albania, Brasil, Gabon, Ghana, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Dari 10 negara anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB ini, India sebelumnya tidak mengecam agresi Rusia ke Ukraina dalam sidang umum di Majelis Umum PBB, 2 Maret 2022.

Kota Chernihiv, di utara Kyiv mendapat serangan bom dan rudal dalam beberapa hari terakhir
Kota Chernihiv, di utara Kyiv mendapat serangan bom dan rudal dalam beberapa hari terakhir (BBC)

Sedangkan Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan abstain.

Dalam sidang umum 2 Maret 2022, sebanyak 141 negara termasuk Indonesia mengecam Invasi Rusia ke Ukraina.

Sebanyak 35 negara, termasuk China, India, UEA, Arab Saudi, menyatakan abstain.

Sebanyak delapan negara, termasuk India, menolak mengecam Invasi Rusia ke Ukraina.

Perubahan sikap India menjadi sorotan internasional, mengingat selama ini India bergantung pada impor senjata dari Rusia dalam menghadapi Pakistan dan China.

Dalam Explanation of Vote, Duta Besar Amerika untuk PBB, Thomas-Greenfield mengatakan sangat "tidak masuk akal" bahwa Rusia memiliki keberanian untuk mengajukan resolusi yang meminta komunitas internasional untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan yang diciptakan oleh Rusia sendiri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved