News Video

Rusia dan Jepang Berpotensi Perang Nuklir, Ahli Militer Moskow Sebut Alasan

Seorang ahli militer Rusia mengklain potensi perang nuklir antara Rusia dan Jepang bisa saja terjadi.

Jepang dan Rusia telah lama bersengketa terkait kepemilikan empat pulau di Kepulauan Kuril Selatan.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Seorang ahli militer Rusia mengklain potensi perang nuklir antara Rusia dan Jepang bisa saja terjadi.

Hal itu merujuk dengan dihentikannya perjanjian damai antara kedua negara tersebut.

Tak hanya itu, masalah yang sudah terjadi selama bertahun-tahun antara Jepang dan Rusia juga bisa menjadi faktor terjadinya perang nuklir.

Kabar itu diungkapkan oleh ahli militer Rusia, Sergei Marzhetsky.

Diketahui, hubungan Jepang dan Rusia memanas menyusul diakhirinya perundingan perjanjian damai antara kedua negara.

Hal itu juga berhubungan dengan invasi yang dilakukan negara beruang merah ke Ukraina.

Kemenlu Rusia menyebut, Moskow mengakhiri pembicaraan perjanjian damai dengan Tokyo sehubungan dengan pembatasan sepihak yang baru diperkenalkan Jepang terhadap Rusia atas situasi di Ukraina.

“Mengingat sifat tidak bersahabat dari pembatasan sepihak Jepang terhadap Rusia atas situasi di Ukraina, langkah-langkah berikut harus diambil," kata pernyataan kemenlu sebagaimana dilansir Kantor Agensi Berita, TASS, Selasa (22/3/2022).

Pihak Jepang disebut terang-terangan mengambil sikap tak bersahabat dan dianggap merugikan kepentingan Rusia.

Rusia kemudian menghentikan kegiatan ekonomi bersama di Kepulauan Kuril Selatan.

Tak hanya itu, mereka juga memblokir perpanjangan status Jepang sebagai mitra dialog sektoral Organisasi Kerjasama Ekonomi Laut Hitam.

Perjanjian perjalanan bebas visa warga negara Jepang pada tahun 1991 dan 2018 juga turut dihentikan.

Sebagai informasi, Jepang dan Rusia telah lama bersengketa terkait kepemilikan empat pulau di Kepulauan Kuril Selatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved