Perang Rusia Ukraina
Warga Mariupol Ukraina Terpaksa Makan Daging Anjing karena Terkepung Pasukan Rusia
Warga Ukraina di kota Mariupol yang terkepung terpaksa membunuh dan memakan daging anjing karena kekurangan makanan.
TRIBUN-MEDAN.com - Warga Ukraina di kota Mariupol yang terkepung terpaksa membunuh anjing dan memakan dagingnya karena kekurangan makanan.
Kota pelabuhan selatan itu t elah dibombardir sepanjang Maret dan sekarang dikelilingi oleh pasukan Rusia, yang membuat pasokan makanan dan bantuan terhenti.
Dmytro, seorang pengusaha yang meninggalkan kota pada hari Selasa, mengatakan bahwa orang-orang di Mariupol sekarang mengambil tindakan putus asa.
"Anda mendengar kabarnya, tetapi sungguh sulit untuk benar-benar menerimanya, untuk percaya ini terjadi," katanya kepada Financial Times tentang klaim bahwa warga Mariupol telah memakan anjing.
"Ini adalah neraka di bumi."
Sejak 24 Februari, Mariupol telah berubah dari kota pelabuhan yang berkembang menjadi reruntuhan. Bangunan-bangunan menjadi puing-puing dan orang-orang mati ditinggalkan di jalan.
Warga Ukraina di kota Mariupol yang terkepung terpaksa membunuh dan memakan anjing karena kekurangan makanan.
Dua dari kekejaman terburuk perang sejauh ini telah terjadi di sana.
Rusia menembaki sebuah rumah sakit bersalin, menewaskan sedikitnya empat orang termasuk seorang anak, dan sebuah teater.
Lebih dari 1.000 orang terperangkap di bawah gedung yang diledakkan selama berhari-hari karena mereka berlindung di dalamnya pada saat pengeboman.
Baca juga: Tentara Rusia yang Tewas Ditinggal di Jalanan, Jenderal Ukraina: Mayatnya Jadi Makanan Anjing Liar
Baca juga: Komandan Rusia Ditabrak Tank yang Dikendarai Anak Buah, Marah karena Banyak Rekan Tewas
Sebelum pekerja Palang Merah Internasional dievakuasi dari kota untuk keselamatan mereka minggu ini, mereka melaporkan kembali adegan kehancuran, kelaparan yang putus asa dan persediaan medis yang hilang.
Rusia memerintahkan agar Ukraina menyerahkan kota itu pada hari Minggu, tetapi tuntutan mereka ditolak.
Pertempuran kini telah menembus pertahanan di pinggiran Mariupol dan sekarang berkecamuk di jalan-jalan kota.
Pasukan Rusia sudah menguasai Livoberezhnyi Raion, atau distrik tepi kiri, di timur kota, serta Mikroraiony 17-23, serangkaian lingkungan perumahan di timur laut.
Penduduknya bukan satu-satunya yang kekurangan persediaan karena invasi Rusia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/anjing-peliharaan-ukraina.jpg)