Medan Terkini

GUGUR Tanpa Pengumuman, Dua Kandidat Calon Kepling Datangi Kantor Camat Medan Perjuangan

Dua peserta pemilihan calon Kepling 12 Kelurahan Sei Kera Hilir I mendatangi Kantor Camat Medan Perjuangan, Jumat (25/3/2022).

Tayang:
TRIBUN MEDAN / KARTIKA
Dua kandidat calon Kepling yang gagal saat mendatangi Kantor Camat Medan Perjuangan, Medan, Jumat (25/3/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua peserta pemilihan calon Kepling 12 Kelurahan Sei Kera Hilir I mendatangi Kantor Camat Medan Perjuangan, Jumat (25/3/2022).

Mereka menduga adanya kecurangan dalam proses pemilihan.

Abdul Majid dan Andre Ferdian gugur dalam penyeleksian verifikasi berkas namun tidak ada pengumuman apapun yang menyatakan mereka gugur.

Bahkan, mereka baru mengetahui tidak dapat melanjutkan seleksi usai satu orang kandidat ternyata sudah melaju ke tahap ujian tertulis.

"Kami tidak ada diberi informasi lulus atau tidak tiba-tiba sudah ujian saja dia. Sementara yang kami tahu, dukungan yang menang tunggal ini untuk dukungan ayahnya yang Kepling sebelumnya," ungkap Abdul Majid.

Baca juga: GURU di Taput yang Remas Dada Siswinya Ditangkap dan Resmi Ditetapkan sebagai Tersangka

Baca juga: Amerika Bocorkan Teori Mengerikan di Balik Jatuhnya Pesawat China yang Tewaskan 132 Penumpangnya

Melihat hal ini, Abdul juga sudah meminta penjelasan ke kelurahan terkait seleksi Kepling yang dinilai tidak transparan.

"Kami sudah mendatangi pihak lurah yang menggagalkan kami yang dibilang data kami tidak sesuai dengan verifikasi mereka. Tapi kami tidak dikasih tahu kesalahan kami, ini proses udah berjalan aja, kami baru tahu kalau berkas kami gagal," ujarnya.

Disebutkan Abdul, para warga sekitar terkejut dengan kandidat tunggal calon kepling yang sebelumnya diketahui istrinya yang maju dalam pemilihan tersebut.

"Kami sekarang gagal lah dibuatnya. Kami baru tahu gagal pas kami datangi kantor lurah. Kami hanya ingin meminta penjelasan dan transparansi terkait hal ini," ucap Abdul.

Terkait hal ini, Abdul dan warga lainnya meminta agar pihak kecamatan dapat segera melakukan pengawasan untuk seleksi Kepling di lingkungan 12.

"Kalau memang kita gagal kan ya harusnya diberi tahu, jangan udah berjalan ini baru diinfokan. Kan namanya menjebak ini," pungkasnya.

Baca juga: Bawa Ransel Jumbo, 7 Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Akhirnya Datangi Polda Sumut

Baca juga: PERANCIS SIAP PERANG Melawan Rusia, Turunkan 3 Kapal Selam Nuklir ke Laut Lepas Untuk Melawan

(cr13/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved