Kebakaran di Pasar Sambu
KEBAKARAN di Pasar Sambu, Satu Ruko yang Menjual Barang Pecah Belah Dilalap Si Jago Merah
Satu ruko yang menjual bahan pecah belah serta peralatan dapur terbakar di pasar Sambu, Kecamatan Medan Timur, pada Jumat (25/3/2022) malam.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu ruko yang menjual bahan pecah belah serta peralatan dapur terbakar di pasar Sambu, Kecamatan Medan Timur, pada Jumat (25/3/2022) malam.
Api melahap lantai bawah ruko yang dijadikan tempat penyimpanan barang siap jual seperti, piring, gelas, kuali dan peralatan dapur lainnya.
Kepulan asap yang membumbung tinggi membuat para pedagang sempat panik.
Enam mobil pemadam kebakaran pun diturunkan untuk memadamkan api.
Tim pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan saat memadamkan api lantaran pintu toko dalam keadaan terkunci.
"Sempat kesulitan tadi pas waktu akan memadamkan api lantaran tadi apinya tidak kelihatan dari luar karena adanya pecahan perabotan itu," tutur tim pemadam kebakaran, Alexander Turnip, Jumat (25/3/2022)
Perlu hampir 30 menit bagi pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah agar tidak menyambar ke toko lainnya.
Puluhan petugas pemadam pun lalu melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.
Hingga saat ini belum ditemukan apa penyebab kebakaran tersebut.
"Untuk penyebab belum diketahui apa, karena kita masih lakukan pendinginan di lokasi yang terbakar," kata Alex.
Namun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Api juga berhasil dipadamkan petugas damkar sebelum menjalar ke toko lainya.
Kebakaran yang terjadi membuat warga memadati pasar Sambu malam itu.
Rahmat salah satu warga mengatakan, awalnya kepulan asap terlihat dari salah satu toko yang terbakar.
"Tadi asap keluar dari lantai bawah, rupanya memang sudah terbakar," ujar Rahmat.
Rahmat mengatakan toko yang terbakar biasanya menyediakan alat pecah belah di pasar Sambu. Namun pada malam itu, diduga tidak ada orang dalam toko tersebut.
"Memang toko itu jualan alat pecah belah biasanya. Tapi belum tau ada orang atau tidak disana," tutupnya.
(cr17/tribun-medan.com)