Legenda PSMS Medan

SOSOK Ponirin Meka, Legenda Kiper Timnas dan PSMS era 1980-an yang Kini Terbaring Sakit

Kabar kurang baik datang dari legenda Timnas Indonesia dan PSMS Medan, Ponirin Meka.

Tayang:
HO
Kegembiraan Ponirin Meka (tengah) usai mengantarkan PSMS Medan juara Perserikatan 1983 silam. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabar kurang baik datang dari legenda Timnas Indonesia dan PSMS Medan, Ponirin Meka.

Legenda yang berperan sebagai penjaga gawang itu tengah terbaring lemah di rumah sakit.

Informasi itu diterima Tribun Medan dari Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja, Bang Ponirin sapaan legenda Timnas itu tengah dirawat di rumah sakit Medistra, Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

"Kabar itu betul, sakitnya Ponirin Meka itu betul dan sedang dirawat di Rumah Sakit Medistra, Lubuk Pakam. Teman-teman juga sudah menjenguk beliau," katanya kepada Tribun Medan, Selasa (29/3/2022).

Sambungnya, dari informasi yang diterimanya, legenda Timnas dan PSMS Medan itu mengalami masalah di jantungnya dan saat ini kondisi Ponirin Meka sudah mulai membaik.

"Jadi disarankan pakai ring. Tapi kondisinya sudah dirawat udah baikan dan sudah bisa berbicara. Tadi teman-teman udah jenguk, Benny Tomasoa juga udah jenguk dan yang lain," ujarnya.

Pria yang karib disapa King itu turut mendoakan agar legenda PSMS Medan tersebut segera pulih dari sakitnya.

Hal senada juga disampaikan pengamat sepakbola Sumut, Indra Efendi Rangkuti.

Disebutkannya, ia sempat berkomunikasi via telepon dengan istri Ponirin Meka mengenai kondisi terkininya.

"Kemarin saya sempat komunikasi, bertelefon dengan istri beliau, rencana mau dipasang ring di jantungnya. Kemarin sudah mulai mendingan dan hari ini sudah mulai bisa dijenguk," ucapnya.

Sambungnya, legenda PSMS Medan yang sudah berusia 66 tahun itu selain memiliki riwayat sakit jantung, ternyata juga memiliki sakit gula.

Informasi itu ia dapatkan dari isteri sang legenda. Ia pun berharap, sakit yang diderita Ponirin Meka bisa segera sembuh dan pulih.

"Dari isteri beliau katanya ada dua sakitnya. Yang pertama jantung dan yang kedua gula. Bang Ponirin dilarikan ke rumah sakit pas, Minggu (27/3/2022) dini hari kemarin. Kita berharap, Bang Ponirin segera diberi kesembuhan," katanya.

Baca juga: Sambut Bulan Suci Ramadan, Polsek Parongil Lakukan Gotong Royong

Baca juga: SELAIN Korupsi, Eks Kabag Umum Pemkab Toba Kembali Diadili Karena Penipuan Setengah Miliar

Profil Ponirin Meka

Indra menjelaskan, Ponirin Meka begitu terkenal di era 1980-an.

Dia berposisi sebagai kiper.

Meka merupakan legenda bagi PSMS Medan dan Timnas Indonesia.

Dia merupakan aktor di balik kesuksesan PSMS meraih gelar di era Perserikatan.

Sang kiper legendaris mengawali karier profesionalnya bersama PSDS Deliserdang pada tahun 1976.

Penampilan impresifnya membuat Meka dibawa ke Medan untuk bergabung ke PSMS.

Dia lalu menjadi kiper utama PSMS Medan di tahun 1982.

Ponirin Meka sukses menjadi pahlawan Ayam Kinantan dalam adu penalti melawan Persib Bandung di final Divisi Utama Perserikatan PSSI 1983 dan 1985.

Penampilan gemilang bersama PSMS membuat Ponirin Meka dipanggil ke Timnas Indonesia.

Di sana, dia sukses membantu Tim Garuda meraih medali emas SEA Games 1987 di Jakarta.

Selain itu, Ponirin Meka juga membantu Timnas Indonesia menjuarai Piala Kemerdekaan 1987.

Baca juga: Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2022 Sudah Dibuka, Silahkan Login di portal.ltmpt.ac.id

Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Timnas U-19 Indonesia Vs Korea Selatan, Akses Di Sini Nonton Live Streaming

(cr12/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved