Ramadhan 1443 Hijriyah

Hukum Niat Puasa Dibaca Untuk Langsung Sebulan, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Keempat masih bernaung di bawah hadist shahih dan kelima sebagai motivasi beramal, maka boleh

Editor: Dedy Kurniawan
Ho/ Tribun-Medan.com
Ustaz Abdul Somad Ceramah 

TRIBUN-MEDAN.com - Akhirnya 1 Ramadan 1443 H sudah ditentukan pemerintah Indonesia. 

Tahun ini Muhammadiyah dan NU akan memulai ibadah puasa di waktu berbeda.

Besok 2 April 2022 jemaah Muhammadiyah sudah akan melaksanakan puasa Ramadan 2022.

Baca juga: Tujuh Keistimewaan Baca Al Quran di Bulan Ramadhan, Disebut Nabi Bagai Buah Utrujah yang Wangi

Baca juga: Hukum Puasa Ramadhan Tapi Tidak Sahur, Apakah Pahala Berkurang, Begini Penjelasannya

 
Sedangkan Nahdlatul Ulama dan pemerintah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Minggu (3/4/2022).

Sebelum menjalani ibadah puasa, Umat Muslim diwajibkan membaca niat.

Namun bagaimana jika ada Umat Muslim yang berniat puasa selama sebulan langsung?

Menanggapi pertanyaan itu. Ustaz Abdul Somad memberikan penjelasan.

Perihal niat, ada mazhab yang menyatakan harus dilakukan setiap hari, ada pula yang boleh langsung berniat untuk satu bulan penuh.

Lantas bagaimana hukumnya?

Baca juga: Baru Pacaran, Berondong Kalina Ocktaranny Mendadak Bongkar Soal Urusan Ranjang: Dia Memuaskan Kok

 
Ustadz Abdul Somad menjelaskan ada dua pandangan berbeda perihal niat puasa wajib di bulan Ramadan.

Pendapat pertama adalah niat puasa dilakukan di awal atau hari pertama di bulan suci Ramadan.

"Ada pendapat tentang niat satu kali saja di malam pertama Ramadan untuk sebulan satu paket, pendapat ini dari Mazhab Maliki," jelas Ustadz Abdul Somad dilansir dari kanal youtube Ustadz Menjawab.

Baca juga: Baru Pacaran, Berondong Kalina Ocktaranny Mendadak Bongkar Soal Urusan Ranjang: Dia Memuaskan Kok

Sedangkan mayoritas mazhab menyakini atau berpendapat, niat puasa harus dilakukan setiap hari.

Meski berbeda, kembali kepada keyakinan setiap umat muslim untuk menyikapi perbedaan tersebut, secara hukum sah untuk dilakukan.

Ustadz Abdul Somad menceritakan pelaksanaan niat puasa di zaman dahulu bahkan dinyanyikan di jukung atau sampan.

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved