Tagihan Indihome, First Media, MyRepublic, Biznet, dan Iconnet Naik, Oxygen Tetap
Sebelum tarif PPN Naik 11 persen, beberapa perusahaan penyedia internet sudah memberi informasi kepada pelanggannya sebagai akibat kenaikan PPN.
"Manajemen sudah sepakat bahwa biaya tambahan PPN 1 persen itu akan sepenuhnya ditanggung oleh Oxygen.id, dan tidak akan memberatkan pelanggan lama maupun baru," kata Reynatte melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Selasa (29/3/2022).
Sebagai ilustrasi, kita bisa mencoba menghitung perkiraan besaran kenaikkan tagihan layanan internet menggunakan harga biaya langganan bulanan ISP.
Untuk contoh ini, KompasTekno akan menggunakan harga berlangganan IndiHome yang tertera di situs resmi sebagai ilustrasi.
Menurut situs IndiHome, paket internet+TV (2P) dengan kecepatan 30 Mbps dan 100 channel, harga berlangganannya adalah Rp 370.000 per bulan.
Harga berlangganan itu belum termasuk dengan pajak pertambahan nilai.
Berikut perbandingan tagihan langganan pengguna saat tarif PPN 10 dan 11 persen:
- Biaya tagihan dengan PPN 10 persen: harga langganan + (harga langganan x 10 %) = Rp 370.000 + (Rp 370.000 x 10 %) = Rp 407.000.
- Biaya tagihan dengan PPN 11 persen: harga langganan + (harga langganan x 11 %) = Rp 370.000 + (Rp 370.000 x 11 %) = Rp 410.700.
Melihat hasil perhitungan di atas, maka pelanggan akan membayar Rp 3.700 lebih mahal dari sebelumnya. Perlu dicatat, besaran PPN bergantung dengan harga produk yang dibeli pengguna. Semakin mahal biaya langganannya, maka tarif PPN yang dikenai pun akan semakin tinggi. (Sumber: Kompas.com Penulis Galuh Putri Riyanto | Editor Reska K. Nistanto | Yudha Pratomo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mulai April, Tagihan Indihome, First Media, MyRepublic, Biznet, dan Iconnet Naik, Oxygen Tetap."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/telkomsel-salurkan-program-bantuan-kuota-data-internet-tahap-dua-kemendikbud.jpg)