Breaking News

TRIBUNWIKI

SOSOK Muhammad Hilman, Founder Urban Traffic dan Snoozle, Awali Bisnis dari Dropshipper

Diceritakannya, Hilman memulai bisnis clothing berawal dari dropshipper saat ia tengah menyelesaikan perguruan tingginya. 

Tayang:
HO
Muhammad Hilman, Founder Urban Traffic dan Snoozle 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memulai bisnis clothing bermula dari dropshipper kini menjadi pebisnis clothing line, hal inilah yang dilalui oleh Muhammad Hilman, pengusaha bisnis clothing asal Kota Medan, Sumatera Utara. 

Muhammad Hilman atau yang akrab disapa Hilman memiliki sebuah bisnis clothing bernama Urban Traffic yang berada di Jalan Dr Mansyur, Kota Medan. 

Diceritakannya, Hilman memulai bisnis clothing berawal dari dropshipper saat ia tengah menyelesaikan perguruan tingginya. 

Kala itu pada tahun 2012, ketika Hilman sedang kuliah ia mulai melihat peluang usaha tanpa modal dengan menjual barang dari Pasar Petisah.

Ketika pasa saat itu sedang trennya BBM Group, ia pun mengambil foto-foto produk pakaian terbaru dari Pasar Petisah dan menjualnya melalui BBM group yang diisi oleh teman-teman kuliahnya. 

Tidak disangka, respon penjualan sangat baik sehingga Hilman semakin semangat untuk melihat peluang tersebut.

Baca juga: Sosok Ini Sempat Nasihati Indra Kenz Berhenti Sombongkan Diri, Namun Duluan Diciduk Polisi: Tobatlah

Karena tanpa modal, Hilman mendapatkan keuntungan begitupun dengan toko yang dikunjunginya untuk menyediakan pesanan pelanggan. 

"Jadi istilahnya, apa yang dipesan teman-teman, kita tinggal ambil di Petisah dengan tanpa modal. Sehingga toko pun untung, kita pun untung, " tuturnya. 

Seiring berjalannya waktu, ia pun mencoba untuk mengambil produk dari Tanah Abang untuk dijual kembali.

Dan tepat pada Juni 2012, Hilman pun membuat sebuah brand Snoozle, ia mengatakan brand ini masih sangat diminati oleh pelanggan hingga kini. 

Kian mengembangkan bisnisnya dari dropshipper menjadi pebisnis clothing, Hilman pun kini menjalankan beberapa usahanya yaitu Urban Traffic, Hills dan Snozzle.

Di toko Urban Traffic yang berada di jalan Dr Mansyur, ia menaungi beberapa clothing baik termasuk dari produk indonesia secara umum maupun lokal yaitu Kota Medan. 

"Kalau Medan ada sekitar 10 brand, nah kalau nasional sekitar 20an brand jadu wadahnya itu ada di Urban Traffic, " ujarnya. 

Menjalankan bisnis nya, ia melihat market-market yang sesuai dari brand tersebut, dijelaskannya untuk brand Snozzle fokus untuk dipakai oleh usia 17 sampai 21 tahun dan untuk brand Hills bagi pengguna ukuran 2 XL sampai 7 XL. 

Hilman juga menyampaikan cikal bakalnya ia melihat peluang usaha, berawal dari trigger nya saat masih remaja.  

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved