Kinder Joy Ditarik BPOM, Awal Kasusnya dari Inggris hingga ke Indonesia
Sebelum Indonesia, produk telur cokelat Kinder sudah ditarik dari peredaran di sepuluh negara karena kekhawatiran terkontaminasi bakteri salmonella.
Dilaporkan juga bahwa negara-negara lain dengan kemungkinan atau kasus yang dikonfirmasi adalah Perancis, Irlandia, Belgia, Jerman, Luksemburg, Belanda, Swedia dan Norwegia.
Badan kesehatan Uni Eropa mengatakan, sedang menyelidiki bersama Otoritas Keamanan Makanan Eropa (EFSA) tentang 134 kasus salmonella yang dikonfirmasi atau kemungkinan.
Di Perancis ada laporan 21 kasus salmonella dan 15 kasus memakan produk Kinder yang kini telah ditarik, menurut layanan kesehatan masyarakat negara tersebut.
Varian telur cokelat Kinder yang telah ditarik antara lain Kinder Surprise, Kinder Schoko-Bons, Kinder Mini Eggs, Kinder Happy Moments, Kinder Mix, dan Kinder Joy di Indonesia.
Penarikan telur cokelat Kinder dilakukan beberapa hari menjelang Paskah, ketika penjualan produk itu biasanya meningkat, menurut perkiraan Ferrero.
Aman di UEA
Otoritas Keamanan Pangan dan Pertanian Abu Dhabi (ADAFSA) mengatakan bahwa pasar Abu Dhabi benar-benar bebas dari produk Kinder yang diduga terkait dengan keracunan makanan di sejumlah negara Eropa karena infeksi salmonella.
Dikutip dari Khaleej Times, Minggu (10/4/2022), ADAFSA mengatakan bahwa setelah menerima peringatan dari European Rapid Alert System mengenai penarikan pencegahan beberapa jenis produk Kinder, inspektur Otoritas segera memeriksa pasar, pemasok, dan fasilitas makanan Abu Dhabi.
ADAFSA juga kemudian menghubungi agen lokal Ferrero di UEA yang menegaskan bahwa produk yang saat ini ada di pasaran Abu Dhabi aman.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenapa Kinder Joy Ditarik BPOM, Begini Awal Kasusnya dari Inggris"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kinder-Joy.jpg)