TRIBUNWIKI
SOSOK Lydia Marthalena Sihotang, Guru yang Jadi Puteri Pariwisata Indonesia Riau 2021
Lydia pun mengikuti ajang Putri Pariwisata, pada tahun 2021. Meski tidak meraih juara, namun ia senang bisa mewakili provinsi Riau untuk berlomba.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Lydia Marthalena Sihotang, atau yang karib disapa Lidya merupakan seorang guru di sekolah dasar di Mutiara Harapan Internasional School di Riau.
Wanita berusia berusia 22 tahun ini tak hanya menjadi seorang guru. Bahkan di tengah kesibukannya sebagai tenaga pengajar di sekolah dasar ini masih mengejar keinginan sebagai putri pariwisata.
Lydia pun mengikuti ajang Putri Pariwisata, pada tahun 2021. Meski tidak meraih juara, namun ia senang bisa mewakili provinsi Riau untuk berlomba di ajang nasional.
Dihubungi melalui seluler, Lydia mengatakan, bahwa dirinya pertama kali mengikuti ajang keputrian sejak tahun 2021 lalu.
"Jadi pada 2021 lalu, saya mengikuti ajang keputrian dan itu pemilihan Putri Pariwisata Indonesia. Saya mewakili Riau karena kebetulan saya orang sana. Namun saat ini memang sedang di Medan menempuh pendidikan S1 di Universitas HKBP Nomensen," katanya, Sabtu (26/3/2022).
Lanjut Lydia, dirinya beruntung bisa bertemu dengan lingkungan yang baik, mendukungnya mengikuti dunia pariwisata hingga mendapat pengalaman yang sangat luar biasa.
"Kalau dipikir, saya seorang guru kerja di sana. Tapi masih bisa mengikuti dunia perputrian itu luar biasa kali. Jadi sewaktu persiapan kontes itu, saya dibimbing dan dibina untuk dipersiapkan mengikuti ajang-ajang tersebut. Kalau awalnya sebenarnya ikut di kota Medan, namun ada pilihan membawa nama provinsi saya, ya diambil lah itu," bebernya.
Baca juga: Sosok Ipda Imam Agus Husein di Mata Keluarga, Tegas dan Suka Berbagai dengan Warga Madina
Beruntungnya, lanjut Lydia, ketika itu dilakukan secara daring sehingga memudahkan dirinya dalam menjalankan kegiatan lainnya.
"Pada tahun itu masih berlangsung karena online jadi semua rangkaian kegiatan acara dilakukan secara virtual mulai dari karantina sampai malam grand finalnya. Lalu saya kembali ke Riau untuk melakukan audiensi ke Dinas Pariwisata provinsi Riau tepatnya di Pekanbaru dan disambut hangat dengan orang dinasnya. Begitu juga saya melakukan tour ke beberapa tempat wisata yang ada di Riau seperti wisata religi, kuliner dan juga wisata tempat ibadah. Jadi pengalaman ini lah yang membuat saya semakin berambisi untuk lebih berprestasi lagi," katanya.
Meski tak meraih juara, karena mengikuti kali pertama, namun Lydia masih tetap bersyukur karena mendapat pengalaman yang luar biasa tentunya mengasah kemampuannya agar lebih baik dari sebelumnya.
"Saya memiliki poin penting untuk kedepannya. Saya ingin suatu saat nanti dapat mengikuti ajang yang lebih besar lagi. Karena dari yang sebelumnya banyak 'pr' yang harus diperbaiki lagi. Dan pengalaman seperti ini tentunya cuma ada di sini," ungkapnya.
Ia menyakini, setiap orang memiliki goalnya sendiri. Jika gagal mengikuti suatu kompetisi atau hal atau apapun dalam hidup, pasti cara Tuhan tujuan jalan keluarnya.
"Begitu juga dengan saya. Kalau saya diberi kesempatan lagi untuk mengikuti, saya ingin sekali mengikuti ajang Putri Indonesia. Karena mungkin sekarang saya baru tamat dan sudah memiliki kesibukan sebagai guru. Kemungkinan akan mengikuti ajang tersebut di dua atau tiga tahun yang akan datang," ujarnya.
Memilih sebagai profesi guru, adalah cita-cita Lydia sejak dari kecil. Di mana ia senang bersosialisasi dan menjadi pengajar saat bermain.
Baca juga: Masinton Ingin Menggantikan Luhut? PKB: Presiden Jokowi Sulit Menemukan Sosok Seperti Luhut
"Saya memili guru sebenarnya mulai dari kecil dari saya sejak SD. mungkin banyak anak-anak yang memimpin kan seperti jadi dokter dan lainnya. Namun saya tetap ingin jadi guru. Karena menurut saya menganggap guru itu suatu pekerjaan mulia dari semua profesi yang ada di dunia ini. Karena tidak akan bisa mencapai sesuatu keinginan seseorang tanpa guru-guru. Nah karena guru ini jembatan orang-orang untuk sukses, maka saya memilih ini," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Lydia-Marthalena-Sihotang.jpg)