Berita Sumut

Rakor Jelang Lebaran, Gubernur Edy Rahmayadi Tekankan Masalah Ini Agar Semua Pihak Patuh

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi turut menghadiri rapat koordinasi persiapangan pengamanan jelang lebaran

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Kapolda Sumut, Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak (tengah) bersama ketua MUI Sumut, Maratua Simanjuntak (kemeja biru) dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Ahmad Daniel Chardin (sebelah kiri Edy). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menghadiri rapat koordinasi (rakor) pengamanan jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah mendatang.

Edy Rahmayadi mengatakan, dalam pengamanan jelang lebaran, yang menjadi prioritas adalah penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Secara umum tadi kita sudah bahas kemungkinan-kemungkinannya yang terjadi. Tapi intinya adalah saat ini kondisi masih Covid-19 sehingga prokes tetap menjadi prioritas," ujar Edy, Selasa (19/4/2022).

Mantan Pangkostrad ini mengatakan nantinya akan ada pos cek poin kesehatan yang ditempatkan di titik-titik yang telah ditetapkan.

Baca juga: Konjen Tiongkok Menghadap Edy Rahmayadi, Keduanya Membahas Masalah Ini

"Pelaksanan-pelaksanaan keamanan ada cek poin kesehatan yang disiapkan di titik tertentu termasuk keamanan yang lain yang bisa menghambat hari libur kita," ucapnya.

Menurut Edy hari libur lebaran diperkirakan mencapai sembilan hari.

"Untuk memfasilitasi rakyat dalam rangka hari libur lebaran. Kalau kita hitung hari libur lebaran itu libur bersama itu kurang lebih sampai sembilan hari. Nanti secara teknis keamanannya akan disampaikan oleh pak Kapolda," katanya.

Diketahui, Polda Sumut mengerahkan 10.376 personel gabungan dari Polda Sumut, Kodam I/BB, serta stakeholder lainnya guna mengamankan mudik lebaran 2022 di wilayah Sumatera Utara.

Baca juga: MOMEN Edy Rahmayadi Ancam Copot PNS yang Terima Suap Usai Serahkan SK dan Pengambilan Sumpah

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, dalam pengamanan mudik lebaran Polda Sumut akan menggelar operasi ketupat Toba mulai 28 April hingga 9 Mei mendatang.

Selain personel, Polda Sumut juga mendidirikan101 pos pengamanan, 35 Pos pelayanan dan 10 pos terpadu.

"Kita sudah sepakat bahwa mengamankan ini kita akan melaksanakan melalui mekanisme penempatan pos pengamanan sebanyak 146 pos pengamanan di seluruh wilayah provinsi Sumut dengan pasukan gabungan," Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Selasa (19/4/2022).

Panca menambahkan, masyarakat yang  melakukan perjalan mudik lebaran harus sudah divaksin booster. Langkah ini sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 saat Idul Fitri 1443 Hijriah.

Nantinya di pos juga akan disediakan posko kesehatan yang melayani vaksinasi warga.

Baca juga: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Ultimatum Sekolah Jangan Coba-coba Main Curang

"Polda Sumut juga menyediakan vaksinasi di Pos-Pos Pelayanan kepada pemudik yang belum divaksin. Sehingga mudik lebaran tahun ini tetap sehat dan menekan sebagai daerah penyumbang Covid-19 saat Idul Fitri," pungkasnya.

Selain itu, pihaknya juga menjamin ketersediaan  sembako, bahan bakar dan pengamanan selama mudik.

"Semua personel siap untuk mengamankan termasuk ketersediaan sembako dan bahan bakar minyak, semua akan dipenuhinya. Kita pastikan semua akan nyaman dan sehat untuk melaksanakan perayaan idul Fitri," tutupnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved