Breaking News:

Sajikan Kopi Sumut Premium, Awi Coffee Jadi Oleh-oleh Khas Sumatera Utara

Jika ingin mendapat kopi untuk oleh-oleh, banyak orang memilih Awi Coffee karena telah sejak lama dikenal dengan kualitas dan keotentikannya sebagai k

Editor: Ismail
HO
Darwin Jasmin atau kerap disapa Ko Awi penerus usaha kopi, yang telah turun temurun dan bergulir selama lebih dari tujuh dekade ini.   

TRIBUN-MEDAN.com – Sejak lama, kopi telah menjadi oleh-oleh khas Medan. Tradisi itu terbentuk karena Provinsi Sumatera Utara adalah daerah penghasil berbagai jenis kopi terbaik di dunia.

Jika ingin mendapat kopi untuk oleh-oleh, banyak orang memilih Awi Coffee karena telah sejak lama dikenal dengan kualitas dan keotentikannya sebagai kopi Sumatera Utara.

Pemiliknya, Awi, mengatakan sepanjang yang dirinya ingat, kopi adalah oleh-oleh Sumut sepanjang masa, bahkan sudah sejak zaman penjajahan Belanda.

“Sejak zaman kakek saya, sudah banyak orang yang membeli kopi untuk oleh-oleh kepada temannya di luar daerah. Hingga sekarang generasi ketiga Awi Coffee, tren kopi sebagai oleh-oleh khas Sumut masih kuat,” katanya, Kamis (21/4/2022).

Dengan biji kopi berkualitas premium dan teknologi pemrosesan yang terdepan, Awi Coffee bahkan telah tampil di ajang internasional untuk memperkenalkan kopi Sumatera Utara yang termasyhur sejak lama.

Awi Coffee yang menawarkan kopi premium juga disukai karena harganya yang masuk akal dan mudah untuk didapatkan. Penggemar kopi dapat langsung memilih kopi kesukaan mereka di toko atau membeli melalui e-commerce.

Sejarah Panjang Awi Coffee

Berdiri sejak tahun 1945, Awi Coffee, yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Kota Binjai, kini lebih dekat melayani pembelian. Setelah lebih dari 70 tahun, Awi Coffee kini sudah hadir di Kota Medan dan store online, yang memudahkan masyarakat untuk menikmati kopi legendaris ini.

"Kami punya banyak pengalaman. Awi Coffee adalah perusahaan roastery kopi yang sudah berdiri sejak 1945. Sebuah perusahaan yang bisa bertahan dan berkembang lebih dari 70 tahun adalah perusahaan yang mempunyai integritas tinggi. Kami yakin akan terus tumbuh, dan bisa menjadi partner terbaik kafe anda hingga ratusan tahun ke depan," ucap Awi, saat ditemui di tokonya.

Sejak tahun 2005, Awi pulang dari Singapura, dan langsung memegang kendali untuk memajukan usaha turun-temurun tersebut.

"Dan kemudian tahun 2005 saya pulang dari Singapura saya mulai generasi ketiga," jelasnya.

Di tahun yang sama, Awi mulai menajamkan pikirannya untuk belajar mengenai berbagai macam kopi. Selain mengenal berbagai macam kopi, Awi juga turut ingin tahu bagaimana cara mengolah biji hitam tersebut.

"Pada tahun 2005, ayah saya mengajarkan saya cara roasting kopi. Rupanya, kopi bagus dari Indonesia. Dan ini membuka peluang bagi kita. Kami memulai pangsa kopi premium," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved