Istri Putra Siregar Curhat di Medsos: Suamiku Bukan Pembunuh atau Koruptor!

Septia Yetri Opani mengaku rindu dengan suaminya, pengusaha sekaligus selebgram Putra Siregar yang saat ini berada di jeruji besi.

HO
Septia Yetri Opani bersama Sang Suami, Putra Siregar. 

TRIBUN-MEDAN.comSeptia Yetri Opani mengaku rindu dengan suaminya, pengusaha sekaligus selebgram Putra Siregar yang saat ini berada di jeruji besi.

Sebagaimana diketahui, Putra Siregar dan temannya, Rico Valentino telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pengeroyokan di sebuah kafe kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada 2 Maret 2022.

Kini, Putra Siregar dan Rico Valentino harus ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan atas kasus dugaan pengeroyokan.

Kejadian yang menimpa suaminya membuat Septia Yetri Opani sangat terpukul.

Septia Yetri Opani beberapa waktu lalu mengungkapkan curahan hatinya.

Septia Yetri Opani mengungkapkan rasa rindunya kepada sang suami lewat unggahan di Instagram Story.

“Aku rindu dengan suamiku,” tulis Septia di Instagram Story akun @septiasiregar17, Rabu (27/4/2022).

“Aku bisa bermain dengan anak-anak. Aku bisa nonton film yang aku suka. Tapi tidak dengan kamu,” tulis Septia mengungkapkan kesedihannya.

Septia lantas mengatakan bahwa ia mengaku heran kenapa suaminya itu bisa dengan cepat masuk penjara.

Padahal, menurutnya, Putra Siregar bukan lah seorang pembunuh atau koruptor yang harus cepat ditahan.

“Suamiku bukan pembunuh. Suamiku bukan koruptor. Tapi kenapa dengan cepat suamiku masuk penjara?” tulis Septia dengan tambahan emoji menangis.

“Jahat dzolim. Itu yang kupikirkan,” tulis Septia Yetri Opani lagi.

Septia Yetri Opani meminta keadilan untuk suaminya yang kini tengah di penjara.

“Kami warga negara Indonesia. Kami punya hak yang sama untuk keadilan,” tulis Septia Yetri Opani.

Septia juga mengunggah video anak bungsunya yang balita minta sang ayah segera pulang ke rumah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved