DIKIRA Salinan Ayahnya, Begini Nasib Putra Bungsu Albert Einstein yang Terlupakan, Berakhir Tragis
Sebagai putra bungsu dari fisikawan terkenal di dunia, Albert Einstein, Eduard Einstein mau tidak mau menjadi bayangan dalam kehidupan ayahnya.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com - Sebagai putra bungsu dari fisikawan terkenal di dunia, Albert Einstein, Eduard Einstein mau tidak mau menjadi bayangan dalam kehidupan ayahnya.
Semua orang tahu siapa Albert Einstein.
Setelah menemukan relativitas dan persamaan E=MC2, statusnya yang terkenal meninggalkan bekas yang tak terhapuskan dalam sejarah.
Tentu saja, kehidupan pribadi ilmuwan jenius ini juga menjadi topik yang membuat penasaran banyak orang.
Mendedikasikan hidupnya untuk sains, kehidupan pribadi Einstein juga penuh dengan drama, skandal dan titik balik.
Merujuk pada sudut-sudut tersembunyi kehidupan Albert Einstein, orang tidak pernah mengabaikan putra bungsunya, Eduard Einstein.
Baca juga: Satu-satunya Orang Indonesia Masuk Daftar Pemilik IQ Tertinggi di Dunia, Albert Einstein Tersaingi?
Baca juga: Perjalanan Albert Einstein: Peraih Nobel Ilmu Fisika 1921 hingga Memilih Pindah Kewarganegaraan
Sebagai anak dari pria yang jenius, hidupnya adalah serangkaian tragedi.
Penyakit Sejak Lahir
Eduard Einstein lahir pada 28 Juli 1910 di Zurich, Swiss.
Dia adalah putra kedua fisikawan Albert Einstein dengan istri pertamanya, Mileva Maric.
Eduard juga memiliki kakak laki-laki, Hans Albert, yang 6 tahun lebih tua darinya.
Beberapa waktu kemudian, keluarga itu pindah ke Berlin.
Namun, pernikahan Albert dan Mileva segera berantakan.
Mereka menyelesaikan proses perceraian pada tahun 1919. Perceraian itu sangat mempengaruhi anak laki-laki mereka, terutama Hans.
Mileva tidak menyukai Belrin. Jadi dia meninggalkan Albert dan membawa serta anak-anaknya.
Dia kembali untuk menetap di Zurich. Meski berjauhan, Albert tetap menjaga hubungan dengan anak-anaknya.
Ia mengunjungi mereka sesering mungkin dan bahkan mengajak kedua anaknya jalan-jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Anak-Albert-Einstein-yang-terlupakan.jpg)