Terima Pukulan dan Tendangan Hingga Kejang-kejang, Pemuda Ini Tewas Usai Latihan Silat

Agil Hariyadi (21) tewas usai berlatih silat bersama anggota perguruan silat di Lapangan Kerjo Kamis (5/5/2022) malam.

Shutterstock
Ilustrasi tewas. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Agil Hariyadi (21) tewas usai berlatih silat bersama anggota perguruan silat di Lapangan Kerjo tepatnya di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (5/5/2022) malam.

Dari informasi yang dihimpun, latihan silat itu digelar sekitar pukul 19.30 WIB sampai pukul 23.45 WIB.

Saat itu korban berlatih silat bersama 79 siswa dan 10 pelatih dari perguruan silat tersebut.

Agil bersama sembilan siswa lain, dilatih tiga pelatih, masing-masing berinisial S (23), MAF(20), dan D, dengan materi yang diberikan yaitu pemanasan, istirahat, dan jurus dasar.

Kemudian, sewaktu akan selesai latihan, sekira pukul 23.30 WIB, dilakukan tes pernafasan penguatan perut terhadap siswa.

Saat sesi ini, S memukul menggunakan tangan terbuka dan mengenai perut Agil.

Setelah itu, Agil jatuh tersungkur ke depan dan kepala membentur tanah, serta mengalami kejang-kejang.

Melihat kondisi ini, sekira pukul 23. 45 WIB, S dan MAF dengan berboncengan sepeda motor, membawa Agil menuju Puskesmas Kerjo. 

Dalam perjalanan saat sampai di depan Kantor Kecamatan Kerjo, Agil kembali mengalami kejang-kejang dan tidak bergerak.

Keluarga yang tak terima anaknya meninggal dengan kondisi tak wajar, meminta polisi melakukan autopsi.

Sementara Wakil Kepala Polres (Wakapolres) Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito, mengatakan korban diduga meninggal dunia setelah mendapat pukulan dan tendangan saat latihan penguatan fisik.

"Dalam perkara ini sudah memeriksa 11 saksi. Dari hasil keterangan sementara saksi menyebutkan korban sempat menerima pukul dan tendangan salah satu pelatih, kemudian seketika itu korban jatuh dan kejang-kejang," kata Kompol Purbo Adjar Waskito di Karanganyar, Jumat (6/5/2021) dikutip dari Kompas.com.

Setelah mengalami kejang-kejang, AH dibawa ke Puskesmas Kerjo dan dilaksanakan pemeriksaan medis.

Didapati korban telah meninggal dunia setiba di Pukesmas.

"Kemudian dibawa pukesmas dan sudah tidak bernyawa. Untuk saat ini masih melaksanakan pemeriksaan jenazah. Kita sudah mengundang tim forensik. Saat ini sedang dilaksanakan agar lebih jelas penyebab kematian dari korban," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved