CEGAH Bintang PSG Kylian Mbappe ke Real Madrid, 3 Pejabat dari 2 Negara Ikut Bergerak

Sang Emir bahkan ikut melobi pejabat Prancis demi mempertahankan Mbappe di tanah Prancis.

Tayang:
IST
Kyalian Mbappe 

TRIBUN-MEDAN.com - Rumor kepindahan Kyalian Mbappe dari Paris Saint-Germain (PSG) ke Real Madrid membuat tiga pejabat dari dua negara turun tangan.

Masa depan Kylian Mbappe bersama PSG memang masih menyisakan tanda tanya.

Sang pemain sejauh ini belum berkenan membubuhkan tanda tangannya di atas kontrak baru.

Padahal, kontrak Mbappe bersama PSG hanya akan berlaku sampai akhir Juli mendatang.

Di saat yang sama. Mbappe juga santer dikabarkan bakal hijrah menuju Real Madrid pada musim panas ini.

Mbappe disebut ogah-ogahan menandatangani kontrak baru demi memuluskan ambisinya berkarier di Liga Spanyol.

Tekad Mbappe meninggalkan PSG boleh saja sudah bulat.

Baca juga: Indonesia Vs Thailand Semifinal SEA Games 2021, Madam Pang Sebut Skuat Garuda Menakutkan

Kylian Mbappe menjadi penentu kemenangan Paris Saint-Germain atas Real Madrid pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021-2022 di Stadion Parc des Princes, Paris, Perancis, Rabu (16/2/2022) dini hari WIB.
Kylian Mbappe menjadi penentu kemenangan Paris Saint-Germain atas Real Madrid pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021-2022 di Stadion Parc des Princes, Paris, Perancis, Rabu (16/2/2022) dini hari WIB. ((AFP/ALAIN JOCARD))

Namun, ambisi PSG untuk mempertahankan sang pemain di Parc de Princes juga tak bisa dianggap sebelah mata.

Bahkan, tiga pejabat tinggi dari dua negara berbeda ikut terlibat dalam drama masa depan Kylian Mbappe ini.

Dikutip dari laman AS, pemimpin tertinggi Qatar (Emir Qatar) juga terus update terkait kondisi eks pemain Monaco ini.

Sang Emir bahkan ikut melobi pejabat Prancis demi mempertahankan Mbappe di tanah Prancis.

Ia menghubungi Presiden Prancis saat ini, Emmanuel Macron agar membantu kepentingan klub asal Paris itu.

Baca juga: RUMOR TRANSFER - Barcelona Bersaing dengan Chelsea, Ikut Kejar Tanda Tangan Lewandowski

Ia tak hanya menghubungi Macron seorang.

Sang Emir juga meminta mantan Presiden Prancis, Nicholas Sarkozy untuk mencegah kepindahan Mbappe ke Real Madrid.

Pemimpin tertinggi Qatar itu juga sadar dengan hasrat Mbappe yang sangat tinggi untuk hijrah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved