Berita Viral
Perjuangan Pasutri Asal Siantar Lahirkan Anak Kembar Empat, Kini Butuh Uluran Tangan Dermawan
Awal mula kehamilan di ceritakan Chris mengetahui sang istri hamil bayi kembar empat saat usia kandungan 2 bulan.
Penulis: Anisa Rahmadani |
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Dikaruniai lahirnya empat anak kembar dari rahim sang istri merupakan suatu kebahagiaan Chrisnatalio Sitinjak yang tak pernah di sangka oleh keluarganya.
Empat bayi kembar tersebut pun lahir dengan perjuangan cukup panjang yang disambut dengan penuh suka cita oleh warga Kabupaten Siantar Sumatera Utara ini.
Suka cita itu disebabkan sang anak lahir dalam keadaan prematur atau kekurangan bulan sehingga harus dirawat di ruangan Neonatal Intensive Care Unit ( NICU) dalam kurun waktu yang belum bisa di pastikan.
Empat bayi kembar yang lahir secara sesar ini pun membutuhkan dana yang cukup besar sehingga pihaknya membutuhkan bantuan dana dari masyarakat Sumatera Utara.
Saat disambangi, Chrisnatalio pun membagikan kisah perjalanannya bersama sang istri hingga akhirnya melahirkan empat bayi kembar nya kepada Tribun Medan, Sabtu (21/5/2022).
Awal mula kehamilan di ceritakan Chris mengetahui sang istri hamil bayi kembar empat saat usia kandungan 2 bulan.
"Saya baru lulus CPNS tahun lalu dan ditempatkan di RS Tebing Tinggi, dan istri saya sejak hamil berhenti kerja sehingga memang betul kaget karena anak dalam rahim istri saya itu kembar empat," katanya.
Karena sebelumnya diceritakan Chris sang istri pernah keguguran, maka dari itu mendengar ada empat bayi kembar dalam rahimnya ia memutuskan untuk fokus pada kandungannya.
"Disana saya sebagai kepala keluarga memang sudah tidak tenang saya sangat bahagia dengar kabar punya anak sekaligus empat tapi saat itu saya sudah fikir biaya lahiran jika sesar seperti apa dan hal-lainnya," terangnya.
Karena pada saat sang istri hamil ia dinas di Tebing Tinggi, diakuinya ia kerap kurang fokus dalam bekerja.
"Semua masih terekam jelas betul di kepala saya bagaimana perjuangan kami agar bayi kembar kami bisa selamat," paparnya.
Selama kehamilan diakui Chris bahwa sang istri sempat beberapa kali mengalami kondisi yang kurang baik.
"Kalau ngidam enggak banyak, cuman itu sejak mengandung dia sulit begerak bawaannya lemas, mudah capek bahkan sempat beberapa kali itu suntik penguat kandungan dan lain-lain," katanya.
Di saat sang istri tidak kuat, di sanalah Chris mengaku mulai mencari pinjaman untuk pengobatan hingga lahiran.
"Saya sempat minjam untuk operasi ikat serviks agar bayi kembar kami bisa lahir tepat waktu bukan prematur," katanya.