Pengerusakan dan Pencurian

Sedihnya Adik-adik Ini, Sanggar Belajar Dirusak dan Dicuri, Pelakunya Tidak Ditangkap Polisi

Sanggar belajar tempat anak-anak menimba ilmu dirusak dan dicuri diduga oleh sekelompok pecandu narkoba

Editor: Array A Argus
HO
Sanggar Literasi yang ada di Jalan Duku Raya, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang sudah berulangkali dirusak dan dicuri. Sayangnya pelaku belum ditangkap polisi.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Lokasi belajar Sanggar Literasi di Jalan Duku Raya, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seitan, Kabupaten Deliserdang┬ásudah berulangkali dirusak dan mengalami aksi pencurian.

Sayangnya, aksi tak terpuji ini belum ditindaklanjuti polisi, khususnya oleh Polsek Percut Seituan.

Teranyar, aksi pengerusakan dan pencurian kembali terjadi di Sanggar Literasi.

Tempat sejumlah anak menimba ilmu ini dibobol maling, dan barang-barang di dalam Sanggar Literasi dicuri oleh diduga sekelompok pecandu narkoba.

Baca juga: Kerap Jual Sabu, Pria Warga Kecamatan Rawang Panca Arga Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan

Menurut pengurus Sanggar Literasi, Luthfi Simanjuntak, aksi pengerusakan dan pencurian kembali terjadi pada Rabu (25/5/2022) kemarin.

Saat itu, persisnya selepas salat maghrib, ia dan anak-anak datang ke Sanggar Literasi untuk memulai aktivitas belajar dan mengajar.

Begitu masuk ke tempat belajar sederhana tersebut, kondisi ruangan sudah berantakan.

Barang-barang berserakan di lantai.

Sejumlah buku raib, padahal ada yang baru dibeli.

"Pelakunya merusak jerjak besi, lalu masuk mengambil sejumlah peralatan belajar," kata Luthfi, Kamis (26/5/2022).

Ia mengatakan, barang yang hilang beripa buku, alat tulis, karpet, alat menggambar dan baju penari.

Baca juga: SOSOK Gary Iskak, Aktor yang Ditangkap Polisi Lagi karena Kasus Narkoba, Istri Gary Ungkap Perasaan

Menurut Luthfi, aksi pengerusakan dan pencurian ini bukan kali pertama terjadi.

"Sebelumnya juga sudah pernah terjadi beberapa kali pencurian. Waktu itu bola lampu, buku buku, tirai bambu, dan plang besi sanggar hilang," kata Luthfi.

Bukan hanya itu, handphone dan sepeda motor Scorpio milik relawan sanggar juga hilang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved