Rusia vs Ukraina

100 Ribu Pasukan NATO Telah Siap Siaga di Perbatasan Rusia

Jika NATO melakukan lebih banyak latihan militer di daerah itu atau "lingkungan keamanan" berubah, AS dapat membawa lebih banyak pasukan

Editor: AbdiTumanggor
Gint Ivuskans / AFP
Prajurit dari brigade lintas udara Angkatan Darat AS berbaris di Pangkalan Militer Adazi angkatan bersenjata Latvia di Adazi, Latvia pada 25 Februari 2022. Misi mereka memperkuat kelompok pertempuran multinasional Forward Presence (eFP) NATO yang ditingkatkan setelahnya dari agresi militer Rusia ke Ukraina. 

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim bahwa pihaknya berencana untuk merebut kembali kedua republik dengan paksa.

Putin tempatkan Rudal Sarmat ke Perbatasan Finlandia.

Rudal Sarmat Rusia bergerak ke arah perbatasan Finlandia.
Rudal Sarmat Rusia bergerak ke arah perbatasan Finlandia. (Youtube)

Di tengah rencana Finlandia dan Swedia masuk menjadi NATO, Putin perintahkan angkatan udaranya menempatkan rudal Sarmat ke perbatasan Finlandia.

Diketahui Rusia menjadi negara dengan senjata nuklir terbanyak di dunia.

Konon, jumlah senjata nuklir Rusia mencapai lebih dari 6.000 rudal. Salah satunya adalah Satan 2 atau Sarmat.

Bernama "Satan 2", rudal nuklir Rusia tersebut dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan hipersonik dan mencapai bagian Eropa dalam hitungan detik.

Pernyataan itu diklaim berulang kali di televisi pemerintah Rusia. Bahkan mereka membual bisa "menghapus Inggris dari peta" hanya dengan satu serangan tunggal.

Tak hanya Inggris, kota-kota besar AS bisa mengalami nasib yang sama.

Dilansir dari express.co.uk pada Rabu (18/5/2022), Satan 2 sebenarnya adalah rudal balistik antarbenua RS-28 Sarmat, dengan berat 20 ton.

Jangkauannya 11.000 mil memungkinkan rudal untuk menyerang hampir semua target di dunia dan mampu terbang di atas kutub untuk mencapai target lebih cepat.

Kecepatan hipersoniknya menjadikan Satan 2 salah satu senjata tercepat, dan paling tidak dapat dipertahankan di dunia, melaju dengan kecepatan sekitar 16.000 mph.

Selain kemampuan jangkauan dan kecepatannya, Satan 2 memiliki statistik kuat lainnya.

Mega-roket dapat membawa hingga 15 hulu ledak nuklir, yang disebut oleh Kementerian Pertahanan Rusia sendiri sebagai rudal paling kuat dengan jangkauan penghancuran target terpanjang di dunia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved