Festival Kopi Edukasi Teknik Membuat Kopi ala Kafe

Antusiasme pengunjung sangat tinggi, terlihat dari padatnya stand-stand makanan mau pun minuman yang bergabung dalam acara ini.

Penulis: Diana Aulia | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/Diana
Festival kopi Sun Plaza yang bertema Sun Plaza Coffe & Art Festival menggelar acara puncak pada Minggu (5/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Festival kopi Sun Plaza yang bertema Sun Plaza Coffe & Art Festival menggelar acara puncak pada Minggu (5/6/2022).

Acara yang berlangsung selama tujuh hari ditutup dengan pengumuman pemenang berbagai perlombaan, kemudian dance perfomance dari Lucky Dancing Group, selanjutnya ada Coffee Talk bersama barista profesional Indonesia yang didatangkan langsung dari Jakarta yaitu Viki Rahardja.

Antusiasme pengunjung sangat tinggi, terlihat dari padatnya stand-stand makanan mau pun minuman yang bergabung dalam acara ini.

Stand Toffin dan Otten Coffee juga tak kalah dengan stand yang lain. Bukan hanya menjual produknya, stand ini juga memberikan pengetahuan tentang kopi serta alat-alat pembuatannya.

Baca juga: Jadi Barista di Abu Dhabi, Rizky Cicipi Banyak Jenis Kopi dari Berbagai Dunia

Sanjaya dari EO Glow Enterprise, mengatakan, setiap hari acara ini sangat ramai pengunjung, mulai dari anak-anak hingga Lansia yang merupakan pecinta kopi.

"Kebanyakan yang datang ke acara ini adalah anak muda pecinta kopi kekinian dan orang tua yang suka akan kopi klasik," ujarnya.

Menurutnya, hari yang paling ramai pengunjung adalah hari Rabu yang merupakan hari libur nasional memperingati Hari Lahir Pancasila.

Dalam sesi Coffee Talk, Viki Rahardja memberikan materi mengenai pembuatan kopi serta mengajak pengunjung ke atas panggung untuk mencoba dan belajar langsung cara membuat kopi yang baik ala kafe.

Rista Saragih, pengunjung yang berantusias mengikuti acara pembuatan kopi bersama Viki mengatakan, acara ini merupakan acara yang mampu mengedukasi pembuatan art coffee.

"Acara ini sangat bagus ya, walau pun hanya sebentar namun kita bisa mengetahui bahwa banyak pengaruh dalam pembuatan art coffee, mulai dari suhunya, bagaimana cara menuangkan susu hingga cara memegang cangkir kopi supaya dapat membuat seni dalam secangkir kopi," ucap Rista ketika dijumpai di lokasi.

Perwakilan pelaksana acara, Lia menambahkan bahwa acara ini akan hadir kembali dengan lebih besar dan meriah, agar industri kopi di Tanah Air khususnya Kota Medan dapat terus bertumbuh dan semakin maju, dan dapat memanjakan lidah pecinta kopi.

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved