MotoGP Catalunya 2022
TERUNGKAP Ini Penyebab Blunder Aleix Espargaro di MotoGP Catalunya 2022
Soal blunder tersebut, Aleix Espargaro mengaku melakukan kesalahan saat melihat waktu.
TRIBUN-MEDAN.com - Pebalap Aprilia, Aleix Espargaro akhirnya buka suara soal blundernya di MotoGP Catalunya 2022.
Aleix Espargaro mengungkapkan penyebab yang membuatnya melakukan blunder fatal di MotoGP Catalunya 2022, yang akhirnya gagal naik podium.
Espargaro memiliki dua hari yang manis di Circuit de Barcelona-Catalunya. Dia bahkan sempat memecahkan rekor lap pada FP3 dan kualifikasi yang membuatnya meraih pole position.
Ketika balapan, Aleix Espargaro memang tak mampu mempertahankan posisi terdepan. Dia juga tertinggal jauh dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang keluar sebagai pemenang.
Meski begitu, pebalap berusia 32 tahun itu tetap mampu tancap gas dengan cepat dan berpeluang finis di posisi kedua.
Baca juga: UPDATE MotoGP - Alex Rins Alami Patah Tangan Usai Kecelakaan di GP Catalunya
Petaka kemudian menghampiri Aleix Espargaro pada lap akhir MotoGP Catalunya. Dia mengira balapan sudah selesai sehingga menurunkan kecepatan dan bahkan sempat berselebrasi.
Setelah rider lain mendahuluinya, Aleix Espargaro sadar balapan belum selesai dan kembali tancap gas. Akan tetapi, pebalap berpaspor Spanyol tersebut tetap tak mampu kembali meraih posisi kedua.
Dia harus rela finis di posisi kelima. Sementara, duo Pramac Racing, Jorge Martin dan Johann Zarco melengkapi podium.
"Saya minta maaf. Hanya itu yang bisa saya katakan, maaf untuk tim saya. Ini sepenuhnya salah saya," kata Aleix Espargaro dilansir dari Crash.net.
Baca juga: HASIL MotoGP Catalunya 2022 - Nasib Apes Espargaro Sudah Selebrasi, Quartararo yang Jadi Juara
Soal blunder tersebut, Aleix Espargaro mengaku melakukan kesalahan saat melihat waktu.
Aleix Espargaro mengatakan bahwa dirinya tak memperhatikan papan pit tim Aprilia atau bendera kotak-kotak. Alhasil, dia cenderung melihat menara waktu.
Namun, dia lupa bahwa lap terakhir di MotoGP Catalunya terpampang angka "0", bukan "1" sehingga menyebabkan blunder.
"Ini sepenuhnya salah saya, papan pit saya terlalu dekat dengan tikungan pertama. Jadi, saya tidak punya waktu untuk melihat lap dan jarak dengan Martin," ucap Aleix Espargaro.
"Saya mendorong hingga batasnya, jadi saya hanya melihat jarak ke Martin. Untuk melihat putaran, saya melihat menara dan saya melihat 'L1'," tuturnya.
"Jadi, saya melakukan satu putaran lagi dan kemudian saya lupa bahwa di sini, di Barcelona, putaran terakhir adalah nomor nol, bukan satu," ucapnya.
Baca juga: LIONEL Messi Cetak 5 Gol Saat Argentina Lawan Estonia, Pertama Kalinya Dalam Satu Dekade
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Aleix-Espargaro-selebrasi.jpg)