Anak Ridwan Kamil

TERUNGKAP Penyebab Eril Anak Ridwan Kamil Tenggelam, Kini di Bandung dan Menunggu Pemakaman

Eril sendiri hilang terbawa arus saat berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 11.24 waktu setempat.

Editor: AbdiTumanggor
twitter
Dengan air mata, Ridwan Kamil dan istri sambut jenazah Eril di Bandara Soekarno-Hatta. 

Eril anak sulung Ridwan Kamil meninggal duni karena tenggelam di Sungai Aare Swiss. Kronologi tenggelamnya Eril bermula ketika gagal naik ke permukaan yang diduga disebabkan karena arus sungai yang sangat dingin dan deras.

TRIBUN-MEDAN.COM - Jenazah anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) akhirnya tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (12/6/2022) pukul 15.30 WIB sore.

Sebelumnya Kepolisian Bern mengungkapkan bahwa Eril mengalami situasi darurat saat berenang, yang membuat dirinya terbawa arus di Sungai Aare.

Dilansir Tribunwow.com dari swissinfo.ch, menurut pemeriksaan medis forensik, Eril tenggelam akibat kecelakaan.

Hal ini terlihat dari kondisi jenazah dan pemeriksaan menyeluruh pada tubuh mendiang Eril.

"Lelaki berusia 22 tahun itu berenang di sungai dan mengalami keadaan darurat. Dia tenggelam akibat kecelakaan ini," demikian keterangan Kepolisian Swiss.

Saat Jenazah Eril tiba di Gedung Pakuan, Bandung, Ridwan Kamil tampak menjadi imam Shalat Jenazah. Rencananya, jenazah Eril akan dimakamkan pada hari Senin (13/6/2022), jam 9 pagi, di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Saat Jenazah Eril tiba di Gedung Pakuan, Bandung, Ridwan Kamil tampak menjadi imam Shalat Jenazah. Rencananya, jenazah Eril akan dimakamkan pada hari Senin (13/6/2022), jam 9 pagi, di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (twitter/humas jawa barat.)

Adapun media asing tersebut menuliskan bahwa berenang di sungai dan danau adalah hiburan musim panas yang populer di Swiss. Sementara di cuaca dingin cukup jarang berenang.

Tetapi ditekankan bahwa tenggelam adalah penyebab kematian yang relatif jarang terjadi jika melihat ukuran populasi Swiss.

Statistik terbaru dari Swiss Life Saving Association menyatakan bahwa 46 orang tenggelam di danau dan sungai pada tahun 2020.

Eril sendiri hilang terbawa arus saat berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 11.24 waktu setempat.

Sejak saat itu, upaya pencarian terus dilakukan, meski pihak keluarga kemudian meyakini bahwa Eril sudah meninggal dunia.

Setelah pencarian selama 14 hari, akhirnya jenazah Eril ditemukan di Bendungan Engehalde, Bern, Swiss, Rabu (8/6/2022) pukul 6.50 waktu setempat.

Jenazah Eril pertama kali ditemukan oleh seorang guru SD di Bern bernama Geraldine Beldi lalu dilaporkan kepada kepolisian Swiss.

Jenazah Anak Ridwan Kamil Dimakamkan
Jenazah Eril diserahkan pada keluarga di Bandara Soekarno-Hatta. (twitter)

Berikut fakta dan kronologisnya:

1. Eril diketahui berenang di Sungai Aare bersama adiknya Camillia Laetitia Azzahra dan temannya pada Kamis (26/5/2022) sekitar pukul 11.24 waktu setempat.

2. Dengan derasnya arus sungai, Eril masih sempat membantu menyelamatkan adik dan seorang temannya itu ke pinggir permukaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved