Breaking News:

RSUD Pakpak Bharat

AKHIRNYA RSUD Salak Pakpak Bharat Kini Miliki Spesialis Forensik

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak, Kabupaten Pakpak Bharat akhirnya saat ini telah memiliki fasilitas spesialis forensik.

Editor: Abdi Tumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor melakukan Sidak di RSUD Salak, pada Senin (13/06/22).Bupati Franc mengatakan dengan adanya spesialis forensik di RSUD Salak ini merupakan suatu peningkatan atau kemajuan Kabupaten Pakpak Bharat. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salak, Kabupaten Pakpak Bharat akhirnya saat ini telah memiliki fasilitas spesialis forensik.

Forensik ini bertujuan untuk memberikan pelayanan pada kegiatan pemeriksaan barang bukti medik dan pembuatan visum et repertum korban hidup, pembuatan visum et repertum korban meninggal, dan untuk identifikasi lainnya.

Direktur RSUD Salak, dr Manuturi Situmorang mengatakan keberadaan spesialis forensik di RSUD Salak merupakan rumah sakit daerah satu-satunya yang ada di wilayah pantai barat Sumut ini.

"Untuk sarana dan pra sarana yang dibutuhkan pada spesialis forensik ini memang belumlah lengkap, tapi kita akan berupaya melengkapinya. Untuk itu kami butuh dukungan dari segenap pihak dalam hal ini" kata dr Manuturi Situmorang, Senin (13/6/2022).

RSUD Salak Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan istri meninjau RSUD Salak Pakpak Bharat, pada Senin (13/06/22). Kini Rumah Sakit ini telah memiliki spesialis forensik. (Diskominfo Pakpak Bharat).

Dokter spesialis forensik di RSUD Salak ini ditangani oleh dr Erwin. Ia baru beberapa bulan bertugas di rumah sakit milik Pemkab Pakpak Bharat tersebut.

Dokter Erwin mengaku sudah beberapa kali melakukan Visum et Repertum terhadap korban yang diduga mengalami tindakan kekerasan yang berasal dari kabupaten tetangga.

"Visum et repertum dilakukan terhadap korban yang diduga mengalami tindakan kekerasan atas permintaan dari pihak kepolisian. Permintaan Visum ini bukan hanya dari Kepolisian Resort Pakpak Bharat, namun bisa dari luar daerah seperti dari Kabupaten Dairi, Aceh Singkil, Subullussalam maupun dari Kabupaten Lainnya," kata dr Erwin, Senin.

Pasien di RSUD Salak Pakpak Bharat
Istri Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor sempat melihat kondisi pasien di RSUD Salak, Pakpak Bharat, pada Senin (13/06/22). (Diskominfo Pakpak Bharat)

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, saat melakukan Sidak di RSUD Salak, pada Senin (13/06/22), mengatakan dengan adanya spesialis forensik di RSUD Salak ini merupakan suatu peningkatan atau kemajuan Kabupaten Pakpak Bharat.

Diharapkan keberadaan forensik di RSUD Salak ini bisa membantu pihak kepolisian Pakpak Bharat dan Polres yang ada di Kabupaten lainnya untuk mendapatkan forensik dan tak perlu jauh-jauh jauh lagi ke Kota Medan.

Bupati Pakpak Bharat sidak RSUD Salak
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor saat mengunjungi RSUD Salak, pada Senin (13/06/22). Kini rumah sakit ini telah memiliki spesialis forensik. Di sela-sela kunjungan ini, pihak RSUD melakukan foto bersama dengan bupati.(Diskominfo Pakpak Bharat)

Bupati Franc Bernhard Tumanggor juga mengingatkan agar seluruh petugas di rumah sakit pemerintah daerah Pakpak Bharat ini untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat termasuk peningkatan sarana prasarana dan fasilitas lainnya sehingga dapat memberikan dampak positif untuk pelayanan kesehatan.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran RSUD, para dokter, perawat, tenaga medis dan juga para petugas yang ada di RSUD Salak ini atas segala jerih payah, dedikasi tanpa mengenal lelah dalam melayani masyarakat,"ujarnya.

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved