Viral Medsos
Otaknya Menteri Basuki Hadimuljono yang Kerja, Anies Baswedan yang Dapat Penghargaan
Di balik penghargaan internasional yang berhasil diraih oleh Anies, ada kerja senyap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki
Basuki Pro dan Kontra di Balik Penghargaan Sistem Pengendalian Banjir Jakarta
TRIBUN-MEDAN.COM - Pekan lalu, tepatnya pada Kamis (9/6/2022), Sistem Pengendalian Banjir (Flood Controling System) yang digagas Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta berhasil menjadi pemenang pertama dalam ajang IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2022 (SCAPA).
Sistem ini berhasil mengalahkan empat proyek lainnya yang masuk dalam nominasi Public Safety–Next-Generation Emergency Services.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melalui akun twitternya.
"Alhamdulillah, sesudah memenangkan WSIS Prizes minggu lalu di Jenewa, kini Flood Control System @DKIJakarta
kembali mendapat pengakuan sebagai salah satu pemenang dalam IDC Smart City Asia Pacific Awards," tulis akun Anies Baswedan.
Unggahan tersebut mendapatkan banyak pujian dari warganet.
Selain memberikan apresiasi atas prestasi ini, beberapa pengguna Twitter bahkan mengatakan Anies adalah sosok yang pantas maju sebagai calon presiden tahun 2024.
"Alhamdulillah. Selamat atas prestasi yang diraih. Semoga bpk bisa maju jadi Capres 2024 untuk Indonesia yang lebih baik,aman,adil dan makmur serta Indonesia bermartabat dikancah International," tulis @RohmatSudin
Sementara warganet lainnya meragukan kerja Anies.
Seperti @markusmsa yang mengunggah cuitan, "Koq nggak malu yah? Pamer penghargaan sementara banjir minggu ini sangat memprihatinkan".
Untuk diketahui, Sistem Pengendalian Banjir yang diimplementasikan oleh Kota Jakarta merupakan bagian proyek kota pintar untuk mendeteksi area yang berpotensi tergenang air.
Seperti dikutip dari laman resmi IDC, cara kerja sistem pengendalian banjir ini adalah melalui analisis prediktif sistem data dan pengetahuan historis yang telah dikumpulkan.
Analisis dilakukan untuk membantu meningkatkan kesadaran bencana, mempercepat respons berbasis sistem, dan pemantauan secara real time.
Dalam operasionalnya, sistem ini telah menggunakan kemampuan Artificial Intelligence (AI) perangkat IoT untuk menarik dan memproses sejumlah besar data dan sistem pembelajaran mesin (ML) untuk meningkatkan akurasi model.

Namun, di balik penghargaan internasional yang berhasil diraih oleh Anies, ada kerja senyap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.