Kunci Jawaban

Kunci Jawaban : Peran Wali Songo dalam Penyebaran Agama Islam di Nusantara

Materi sejarah tentang nama-nama Wali Songo, peran Wali Songo dalam proses Islamisasi, pesantren-pesantren yang diartikan para Wali Songo.

Penulis: Rizky Aisyah |
HO / Tribun Medan
Wali Songo 

TRIBUN-MEDAN.com.MEDAN - Di bawah ini akan disebutkan beberapa soal materi sejarah tentang nama-nama Wali Songo, peran Wali Songo dalam proses Islamisasi, pesantren-pesantren yang diartikan para Wali Songo.

Pengaruh Islam ke Indonesia serta perkembangan agama islam di Maluku lengkap dengan kunci jawabannya sebagai berikut.

Sehingga, berbagai contoh soal yang sudah dilengkapi dengan jawaban ini, dapat membantu kalian yang kesulitan dalam mencari kunci jawaban soal materi pelajaran sejarah tentang peran WalI Songo dalam penyebaran agama Islam.

Sebutkan nama-nama Wali Songo?

Jawabannya : Wali songo ada sembilan orang yakni

  1. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)
  2. Raden Saleh (Sunan Ampel)
  3. Raden Paku (Sunan Giri)
  4. Raden Ja’far Shadiq (Sunan Kudus)
  5. Raden Umar Said (Sunan Muria)
  6. Raden Maulana Makdum Ibrahim ( Sunan Bonang)
  7. Syariful Hidayatullah (Sunan Gunung Jati)
  8. Maunat Syarifuddin (Sunan Drajat)

Jelaskan Peran Wali Songo dalam Proses Islamisasi?

Jawabannya :

Sunan Gresik

Maulana Malik Ibrahim adalah seorang tokoh yang berasal dari Arab, beliau datang ke pulau Jawa pada tahun 1404 M dan dengan kurun waktu selama kurang lebih sekitar 20 tahun, beliau berhasil mencetak kader dakwah di wilayah Gresik.

Sunan Ampel

Sunan Ampel adalah seorang tokoh yang membangun dan mendirikan sebuah pondok pesantren ampel yang letaknya dekat dengan Surabaya dan beliau dianggap sebagai seorang penerus dari Sunan Gresik.

Sunan Giri

Raden Paku adalah seorang tokoh yang kegiatan dakwah Islamnya menitik beratkan dan fokus pada bidang pendidikan.

Sunan Kali jaga

Raden Said adalah seorang tokoh yang kegiatan dakwah Islamnya berfokus pada penggabungan penyebaran Islam, dengan model kebudayaan yang mampu untuk bisa beradaptasi dengan nilai-nilai lokal setempat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved