Festival Olahraga Rekreasi Daerah

Sepi Peminat, Pelaksanaan FORDA Sumut Resmi Dibatalkan

Pengurus Indonesia E-sports Association (IESPA) Sumut beserta tim pelaksana resmi membatalkan kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA)

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Array A Argus
HO
Ketua IESPA Sumut, Mikael Nainggolan (kiri) didampingi panitia FORDA, Azis Fachry Nasution (tengah) saat menghadap Ketua KORMI Sumut, Baharuddin Siagian (kanan) di kantornya, Selasa (7/6/2022).  

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Jajaran pengurus Indonesia E-sports Association (IESPA) Sumut beserta tim pelaksana resmi membatalkan kegiatan Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA).

Keputusan yang berat ini merujuk pada menurunnya minat dan keseriusan para penggiat E-sports terhadap gim yang mereka mainkan.

Padahal, ajang ini merupakan seleksi perwakilan Sumut untuk FORNAS di Palembang.

Ketua Panitia FORDA, Azis Fachry Nasution menyebutkan, hanya enam kabupaten/kota, yang mengikuti seleksi kegiatan ini. Hal inipun dirasa kurang efektif jika dilaksanakan.

"Inikan tidak mencerminkan Sumut yang memiliki 33 kab/kota. Setengahnya aja gak sampai ya kan, kalau hanya segitu yang mengikuti ditambah lagi menyelenggarakannya memakan biaya yang cukup banyak," ujarnya kepada Tribun Medan, Jum'at (17/6/2022)

Sekaitan dengan hal itu, lanjut Azis, pihaknya memutuskan pembiayaan seleksi FORDA bakal dialihkan untuk memfasilitasi 11 atlet Sumut yang akan berlaga di ajang FORNAS Palembang dalam waktu dekat ini.

"Nanti kita tunjuk yang sudah punya reputasi bagus dan berprestasi yang kita kirim ke FORNAS. Dengan begitu menghemat anggaran dan mudah-mudahan kita di FORNAS dapat medali," ucapnya.

Dijelaskan Azis, dibutuhkan minimal 50 persen kuota tim, yang diukur dari banyaknya kabupaten/kota yang dimiliki oleh Sumut.

Hal ini menurutnya, menjadi marwah tersendiri bagi Sumut.

"Sangat disayangkan sekali ratusan tim yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumut tidak memandang ini sebagai peluang untuk unjuk gigi di Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional.

Karena seleksi benar-benar dilakukan dengan transparan dan kursi perwakilan harus dilepaskan begitu saja," katanya.

Sambungnya, meski begitu kursi untuk perwakilan untuk Sumut yang kosong ini harus diisi. Menurutnya IESPA Sumut wajib hadir di ajang FORNAS.

Lalu dengan diskusi yang dalam dan matang, tim IESPA Sumut melakukan langkah bijak dengan penunjukan langsung tim yang akan berangkat ke FORNAS Palembang.

Tim yang dipilih akan berangkat menjadi perwakilan Sumut dengan biaya sepenuhnya ditanggung oleh IESPA Sumut. Skuat dipilih berdasarkan prestasi dan reputasi juga pembuktian langsung (scrim) oleh tim IESPA.

"Tim yang maju adalah sebaik-baiknya pilihan yang dianggap Ssiap bertarung di Laga FORNAS. Skuat ini nantinya diberangkatkan langsung oleh IESPA Sumut. Sama-sama kita berikan dukungan yang tulus untuk mendukung perwakilan kita," ujarnya.

Sebelumnya, IESPA Sumut akan melaksanakan FORDA (Festival Olahraga Rekreasi Daerah) yang merupakan rentetan pra event sebelum menghadapi FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) di Palembang, Juli nanti.

Direncanakan, IESPA Sumut akan melakukan seleksi terbuka untuk mendapatkan player/tim terbaik yang pemenangnya akan diberangkatkan mewakili Sumut untuk tiga jenis gim yang dipertandingkan yaitu PES 2021, PUBGM dan Mobile Legends.(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved