Idul Adha 1443 Hijriyah

Sejarah Idul Adha, Bermula Mimpi Nabi Ibrahim dan Ismail, Bukan Sekedar Memotong Hewan Kurban

awal mula sejarah Idul Adha yang perlu diketahui.  Rupanya sejarah Idul Adha merupakan kisah dari Nabi Ibrahim.

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Kisah sejarah Idul Adha 

TRIBUN-MEDAN.com - Perayaan Idul Adha 2022 sebentar lagi dirayakan di seluruh dunia. 

Berikut awal mula sejarah Idul Adha yang perlu diketahui. 

Rupanya sejarah Idul Adha merupakan kisah dari Nabi Ibrahim.

Dikutip dari Tribun Lifestyle, Minggu (19/6/2022), sejarah Idul Adha menandakan kesediaan Nabi Ibrahim dalam melaksanakan perintah Allah.

Bahkan perintah berat sekalipun masih tetap akan dilaksanakannya.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Arafah Jelang Idul Adha, Satu Hari yang Terbilang Sangat Istimewa Pahalanya


Terbukti, ketika Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri, Ismail, ia bersedia.

Sapi kurban seberat 1,5 ton
Sapi kurban seberat 1,5 ton (Komnpas.com/ Kahfi Dirga Cahya)


Padahal putranya, hasil pernikahannya dengan Siti Hajar itu sudah begitu lama dinantikan kehadirannya.

Di dalam Al Quran disebutkan, Ibrahim bermimpi di mana Allah memerintahkan dia untuk mengorbankan putranya sebagai tanda ketaatan kepada Tuhan.


يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ

Artinya: "Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu.” (Qur'an Surat Ash-Shaffat ayat 102).

Dijelaskan, setan mencoba untuk membingungkan Ibrahim dan menggodanya untuk tidak melakukan tindakan itu, tetapi Ibrahim mengusirnya.

Baca juga: Tragis Nasib Ukhti Muda, Sudah Ijab Kabul Pernikahan Ternyata Suaminya Perempuan, Ibu : Solehah

Terlebih, Ismail juga ternyata mendukung keputusan Nabi Ibrahim dalam menjalani perintah Allah.

Ia bahkan menanggapi mimpi sang ayah dengan penuh ketenangan serta keikhlasan.

Baca juga: Rahasia Surat Pendatang Rezeki Melimpah di Al Quran, Amalkan Surat 96 Ayat Ini, Berikut Caranya

يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

Artinya: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insyaallah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved