Kasus Kerangkeng Maut

UPDATE Kasus Kerangkeng Maut, Polda Sumut Serahkan 8 Tersangka ke Kejati Sumut

Tatan menyebut Polda Sumut juga menyerahkan barang bukti yang digunakan para tersangka menyiksa tahanan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
HO
Delapan tersangka kasus penganiyaan kerangkeng maut milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin saat diserahkan dari Polda Sumut ke Kejaksaan Tinggi Sumut, Kamis (23/6/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut resmi menyerahkan delapan tersangka kerangkeng maut Bupati Langkat ke Kejaksaan Tinggi Sumut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan penyerahan dilakukan hari ini setelah sebelumnya berkas perkara dinyatakan lengkap.

"Iya benar, untuk tahap 2 nya penyerahan tersangka dan barang bukti hari ini," kata Tatan, (23/6/2022).

Baca juga: TERUNGKAP Peran Oknum Polisi Aktif dalam Kasus Kerangkeng Maut Manusia Milik Terbit Rencana

Tersangka kasus kerangkeng maut milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin bernama Terang Sembiring saat melakukan reka adegan ulang di Polda Sumut, Rabu (25/5/2022).
Tersangka kasus kerangkeng maut milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin bernama Terang Sembiring saat melakukan reka adegan ulang di Polda Sumut, Rabu (25/5/2022). (TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)

Tatan menyebut Polda Sumut juga menyerahkan barang bukti yang digunakan para tersangka menyiksa tahanan.

Adapun barang bukti berupa selang warna hijau muda, selang warna kuning, selang warna oranye, kursi kayu panjang, kain motif batik, gayung, tikar plastik, satu mobil Toyota Avanza hitam, 1 unit mobil double cabin Hilux putih BK 8888 XL, 535 lembar surat peryataan, 2 cangkul, 1 sekop, 2 sendok semen, 2 timba dan sepasang sepatu bot dan selembar surat pernyataan korban atas nama Sarianto Ginting.

Sementara itu, Polda Sumut belum melimpahkan berkas perkara Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana dalam kasus kerangkeng mautnya ke Kejaksaan Tinggi Sumut.

Baca juga: BABAK BARU Kasus Kerangkeng Maut Bupati Langkat, 8 Orang Jadi Tersangka, Berikut Inisialnya

Tatan mengatakan Terbit masih sibuk jadi terdakwa di KPK soal dugaan korupsinya.

Alasan itulah yang membuat Polda Sumut tak kunjung merampungkan berkas kerangkeng yang menyeret Cana.

"Kenapa TRP belum di P21 karena pada saat kita periksa sebagai tersangka berkasnya kan belum lengkap. Karena kan waktu kita mau melakukan pemeriksaan kebetulan TRP atau saudara Terbit Rencana Perangin-angin itu di dalam proses persidangan di KPK terkait kasus korupsinya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (23/6/2022).

Tatan menyebut dalam waktu dekat pihaknya segera memeriksa kembali Terbit Rencana ke KPK.

(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved