Siswi SMP Dirudapaksa dan Dibunuh

Perkembangan Kasus Siswi SMP di Langkat Diduga Dirudapaksa dan Dibunuh, Begini Penjelasan Polisi

Polres Langkat periksa sejumlah saksi terkait kasus siswi SMP yang diduga dirudapaksa dan dibunuh

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
HO / Tribun Medan
Satu minggu menghilang, siswi SMP ditemukan tewas mengenaskan. Diduga korban rudapaksa berujung pembunuhan. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, terkait tewasnya RA (14) siswi SMP di Kabupaten Langkat, yang diduga dirudapaksa dan dibunuh.

Kasat Reskrim Polres Langkat, Iptu Luis Berltran Krisnadhita Marissing mengatakan, saat ini pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi untuk mencari tau pasti penyebab kematian siswi SMP tersebut.

Namun, polisi belum menemukan petunjuk penyebab kematian korban dan dugaan pelaku nya.

Baca juga: Siswi SMP di Langkat Diduga Dirudapaksa dan Dibunuh, Jenazah Ditemukan Membusuk di Semak-semak

"Sudah sembilan orang saksi diperiksa. Tapi belum ada yang mengarah (ke pelakunya)," kata Luis kepada Tribun-medan.com, Minggu (26/6/2022).

Ia juga menjelaskan, pihaknya juga masih menunggu hasil outopsi jenazah dari rumah sakit Bhayangkara Medan.

"Belum keluar hasil autopsi nya. Kami juga masih nunggu hasil outopsi nya. Memang agak lama, biasa paling cepat satu minggu itu," sebutnya.

Baca juga: Siswi SMP yang Tewas Diduga Korban Rudapaksa di Langkat Dimakamkan, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Sebelumnya, satu minggu menghilang, siswi SMP ditemukan tewas mengenaskan. Diduga korban rudapaksa berujung pembunuhan.

Korban diketahui berinisial AS (14) warga Jalan Besitang, Kabupaten Langkat. Ia ditemukan meninggal dunia, pada Selasa (21/6/2022) kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi celana dalamnya sudah berada di kaki sebelah kiri.

Baca juga: TEMUAN Sementara Mayat Siswi SMP Dugaan Korban Perkosaan di Langkat, Kepala Retak Dihantam Batu

Namun, saat ditemukan korban masih mengenakan rok seragam SMP dan masih menggunakan sepatu sekolah warnah hitam, tanpa menggunakan baju.

Kondisi jenazah juga telah membusuk, dan dibagian kepala nya juga sudah menjadi tengkorak serta mengalami retak.

Di sekitaran jenazah juga di temukan sejumlah pecahanan batu yang diduga dipakai untuk menghabisi nyawanya.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved