Peresmian Letjen Jamin Ginting
Baru Diresmikan, Ternyata Patung Jamin Ginting Sudah Siap 6 Tahun Lalu, Ini Penjelasan Keluarga
Patung Letjen Jamin Ginting tokoh pejuang kemerdekaan dari Tanah Karo diresmikan tepat di titik KM nol Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Selasa (28/6/2
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Patung Letjen Jamin Ginting tokoh pejuang kemerdekaan dari Tanah Karo diresmikan tepat di titik KM nol Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Selasa (28/6/2022).
Putri dari Letjen TNI Jamin Ginting, Riahna Ginting menyampaikan adapun patung Jamin Ginting telah selesai sejak enam tahun yang lalu.
Namun pihak keluarga masih menyimpan patung itu di Kota Bandung karena proses pencarian lokasi yang tepat untuk peletakan.
Dalam hal ini, Riahna menyampaikan sosok seniman yang membuat patung Jamin Ginting.
Dikatakannya, adapun sosok seniman yang membuat patung Jamin Ginting yaitu seniman yang berasal dari Bali bernama Ketut Winata.
"Terkait wujud patung yang saat ini sudah berdiri, bentuk patung ini seluruhnya diberikan dan dibentuk sesuai dengan keinginan keluarga besar Jamin Ginting," ungkapnya.
Pantauan Tribun Medan, patung Jamin Ginting yang telah diresmikan tersebut didirikan tepat di titik nol Jalan Jamin Ginting atau tepatnya Simpang Iskandar Muda.
Memiliki warna patung berwarna hitam keabuan, patung ini serupa dengan warna patung Jamin Ginting yang berada di Museum Letjen Jamin Ginting di Desa Suka, Tanah Karo.
Bentuk patung pahlawan dari Tanah Karo ini berdiri tegak dengan sikap hormat, tepat di bawah patung tertulis nama Letjen TNI Jamin Ginting.
Dengan sebuah tulisan "Bagimu Negeri Kuserahkan Jiwa Ragaku".
Tepat di sekitar patung terdapat bentuk rumah adat suku Karo lengkap dengan ornamen Pengeret-ret Karo.
Seperti diketahui, nama Letjen Djamin Ginting tak asing bagi warga Sumatra Utara khususnya masyarakat Karo.
Dia merupakan seorang tokoh pejuang kemerdekaan yang menentang penjajahan di Tanah Karo.
Letjen Djamin Ginting diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 7 November 2014.
Namanya dijadikan sebagai nama jalan yang membentang sepanjang 80 km, mulai dari Medan sampai Kabupaten Karo.
Dengan begitu, Jalan Jamin Ginting merupakan jalan terpanjang di Indonesia.
Letjen TNI AD Djamin Ginting lahir pada 12 Januari 1921 di Desa Suka, Kabanjahe, Tanah Karo, Sumut.
Dan meninggal dunia pada 23 Oktober 1974 di Ottawa, Kanada, dalam menjalankan tugasnya Duta Besar Berkuasa Penuh Republik Indonesia di Kanada.

Diresmikan
Patung Letjen Jamin Ginting, seorang tokoh pejuang kemerdekaan dari Tanah Karo diresmikan tepat di titik KM nol Jalan Jamin Ginting, Kota Medan, Selasa (28/6/2022).
Seorang putri dari Letjen TNI Jamin Gintings, Riahna Gintings menyampaikan ungkapan rasa bahagia dan bangganya akan diresmikannya patung dari ayahnya yang merupakan seorang pahlawan Tanah Karo ini.
"Kami bangga dengan adanya patung ini, karena memang susah payah mencari lokasi patung sejak saat itu, jadi kami sangat berterimakasih kepada Wali Kota karena telah mengizinkan berdirinya patung di Kota Medan, " ungkapnya.
Ia menceritakan, dalam pencarian dan pemilihan lokasi untuk tempat patung Letjen TNI Jamin Gintings berdiri, melihat begitu panjangnya Jalan Jamin Ginting yang bermula dari KM Nol tempat patung berdiri hingga Kabanjahe, Tanah Karo.
Terhitung Jalan Jamin Ginting membentang sepanjang kurang lebih 80 kilometer, oleh karena itu Jalan Jamin Ginting dikenal menjadi jalan terpanjang di Indonesia.
Dalam hal ini, Riahna mengatakan pengalamannya ketika melihat Jalan Sudirman di Jakarta, kala itu ia mengatakan keinginannya kepada sang ibu yaitu Ny Likas Tarigan.
"Jadi saya bilang ibu saya waktu masih hidup untuk membuat patung di Jalan Jamin Ginting, tetapi Jalan Jamin Ginting tidak ada trotoarnya, jadi tidak bisa sampai kemarin, dan tiba-tiba lokasi tempat dibangun ini kosong, jadi saya bilang untuk meletakkan patung Jamin Ginting ditempat saat ini dibangun, " tuturnya.
Melihat lokasi dan lahan yang kosong, Riahna pun meminta izin kepada pemerintah setempat lalu kepada Walikota Medan, dan diizinkan tanpa hambatan.
Riahna mengatakan, proses perizinan hingga pembangunan patung Letjen TNI Jamin Gintings dimulai pada Oktober 2021 dan selesai serta diresmikan dalam tempo waktu enam bulan.
Meski begitu, ia mengatakan keinginannya untuk membuat sebuah patung untuk mengenang tokoh pejuang kemerdekaan ini telah lama ia inginkan yakni sejak enam tahun yang lalu.
"Jadi patungnya sudah selesai sejak enam tahun yang lalu, tetapi kami simpan di Kota Bandung," pungkasnya.
(cr9/Tribun-Medan.com)