Pemkab Dairi

Dairi Crative Festival Resmi Ditutup, Bupati Eddy Cerita UMKM Sangat Berpengaruh Ketika Krisis 98

Pada waktu krisis 98, yang menopang ekonomi kita itu UMKM. Karena krisinya keuangan. Jadi perusahaan perusahaan besar itu yang kolabs (bangkrut).

Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Satia
TRIBUN MEDAN/ALVI
Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu beserta istri sekaligus Ketua Dekranasda Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu melihat hasil tenun di Kios Oleh - Oleh yang berada di Gedung Nasional Djauli Manik Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi.   

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Dairi Creatice Festival yang diselenggarakan selama dua hari di Gedung Nasional Djauli Manik Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi resmi di tutup, Sabtu (25/6/2022).

Puncak acara tersebut diselenggarakan dengan menampilkan berbagai perlombaan salah satunya yakni, Game Mobile Legends, ajang pencarian bakat yang terdiri dari penampilan band, vocal solo, dan berbagai atraksi lainnya.

Festival tersebut itu juga menjadi tanda, bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi menyediakan lapak bagi para komunitas UMKM untuk memasarkan produk ciptaannya untuk dijual kepada para wisatawan.

"Tempat ini kita persembahkan, Gedung Nasional Djauli Manik untuk tempat berkumpul dan berkreasi para pelaku UMKM," ujar Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat memberikan kata sambutan.

Dalam kesempatan itu, Eddy Berutu menceritakan pelaku UMKM sangat mempengaruhi perkonomian di Indonesia ketika terjdi krisis ekonomi pada tahun 1998.

"Pada waktu krisis 98, yang menopang ekonomi kita itu UMKM. Karena krisinya keuangan. Jadi perusahaan perusahaan besar itu yang kolabs (bangkrut). Tapi perushaaan kecil UMKM itu tetap jaya dialah yang menopang ekonomi indonesia," terangnya.

Akan tetapi, ketika pandemi Covid-19, seluruh sektor perkonomian termasuk UMKM harus kandas di Indonesia bahkan di seluruh dunia.

"Tapi karena covid-19, semuanya runtuh. Tak terkecuali UMKM. Padahal UMKM itu banyak sekali tempat hidupnya warga Indonesia. Hampir 98 persen merupakan usaha mikro," sebutnya.

Untuk itu, Eddy Berutu meminta kepada Dinas Pemuda, Olahraga dan Budaya (Disporabud) dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop untuk bersama - sama dalam mengembangkan pelaku UMKM di Kabupaten Dairi.

"Makanya itu saya minta kedua dinas, Dispora dan Disperindagkop bersama sama untuk memberikan peluang tempat, untuk UMKM,c tegasnya.

Dirinya juga memberikan saran kepada pelaku UMKM untuk menyediakan voucher agar para wisatawan dapat menggunakannya untuk berbelanja di lokasi tersebut.

"Saran saya, terbitkan voucher, jadi voucher ini untuk belanja dan makan. Nanti pemkab akan berikan voucher itu dari anggaran pemerintah. Jadi voucher itu akan dibawa para tamu dan menbawa kesini. Biarkan para tamu memilih untuk dibelanjakan apa," pintanya.

(Cr7/Tribun-Medan.com


 
 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved