Angin Puting Beliung di Binjai
Puluhan Rumah Warga di 2 Kecamatan di Kota Binjai Disapu Angin Puting Beliung
Puluhan rumah di dua kecamatan di Kota Binjai rusak akibat dihantam angin puting beliung.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid |
Tidak hanya itu, bahkan rumah milik Suria terkena timpahan pohon jenis mahoni yang berada di depan rumahnya.
"Sebelum pohon mahoni ini menimpah rumah, saya sedang ngepel bersihkan rumah karena seng sudah bocor dan air hujan sudah netes di dalam rumah," ujar Suria.
Sementara anak-anaknya sedang tidur di dalam kamar.
Namun, begitu pohon mahoni tumbang menimpa rumahnya, ia bersama suami langsung membangunkan anak-anaknya agar keluar dari kamar.
Alhasil sekeluarga ini mengungsi ke rumah keluarga yang tidak jauh dari rumahnya.
"Baru kali ini terjadi musibah kayak gini ke kami. Cuma rumah warga yang lain, pernah sengnya beterbangan saat angin kencang," ujar Suria.
"Saat ini saya bersama suami bersihkan lantai di dalam rumah. Tetapi kaca jendela yang pecah tertimpa pohon belum saya bersihkan," sambungnya.
Ia bersama suami berharap agar Pemerintah Kota Binjai, memperhatikan keluarganya serta warga yang lainnya dan segera memberi bantuan.
"Bantuan dari pemerintah setempat belum ada baik itu bantuan material seperti seng dan kayu," ujar Suria.
Sementara itu pohon mahoni yang menimpa rumah Suria Dewy, sudah dievakuasi oleh BPBD Kota Binjai.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 81 rumah dan satu fasilitas umum di Kota Binjai, Sumatera Utara, rusak akibat angin puting beliung dan hujan deras yang melanda pada, Jumat (15/7/2022) sekitar pukul 23.30 WIB.
Hal ini pun diungkapkan oleh Koordinator Pusdalops BPBD Kota Binjai, Surya saat dikonfirmasi wartawan Tribun Medan.
"Hujan deras disertai angin kencang atau biasa disebut angin puting beliung, mengakibatkan 81 rumah dan satu fasilitas umum, beserta pohon tumbang yang berada tujuh kelurahan di dua kecamatan yaitu Binjai Utara dan Binjai Barat yang terdampak angin puting beliung tersebut, mengalami rusak ringan hingga sedang," ujar Surya.
Lanjut Surya, kejadian ini juga telah menumbangkan belasan pohon hingga memutus aliran PLN dan menutup ruas jalan.
"Pusdalops terus melakukan koordinasi bersama pihak kelurahan dan kecamatan dalam melakukan update data terkait pasca bencana," ujar Surya.