New Video

Jelajah Kuliner Nusantara Lewat Seduhan Kopi Indonesia

Barista Competition Road to North Sumatera yang mengangkat tema produk Nusantara, berlangsung di Grand Mercure Medan

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Barista Competition Road to North Sumatera yang mengangkat tema produk Nusantara, berlangsung di Grand Mercure Medan, Senin (18/7/2022).

Pada ajang kali ini ada dua jenis kompetisi yang di langsungkan yakni Latte art dan Signature Tradisional Coffee.

Signature Coffee sendiri belakangan menjadi populer di kalangan Coffee shop. Setiap Coffee shop berusaha menciptakan cita rasa yang khas dengan memadukan kopi dengan berbagai jenis buah atau syrup.

Nah di ajang kompetisi kali ini asosiasi barista Sumut mengkhususkan signature Coffee dengan menciptakan rasa tradisional.

Salah satunya menu kopi bernama rujak kolam dari eats & treats.

Barista muda bernama Cindy sedang meracik kopi buatannya dengan paduan rasa rujak dan kopi.

"Rujak kan cukup terkenal di Medan, bahkan bukan hanya Medan tapi Indonesia ya, nah jadi yg di tonjolkan dari kopi tadi adalah rasa rujaknya. Rasa manis pedas bumbu rujak kita satukan dengan pahitnya kopi," Jelas Cindy.

Tak hanya Cindy yang menciptakan menu uniknya, masih banyak lagi barista lain juga menampilkan menu andalannya.

Juga ada kopi arsik dari Nike, mahasiswa akademi pariwisata Medan. Perpaduan kopi dan makanan khas dari Toba adalah menu andalannya.

Dengan menonjolkan rasa dari asam cekala, membuat rasa pahit dan asam menyatu, sehingga menghasilkan minuman segar.

Nike mengatakan, menu ini adalah buatannya sendiri, dari hasil belajarnya di kampus.

"Ini hasil kreasi saya sendiri dari kelas barista di kampus. Saya berusaha mengenalkan makanan khas Toba yaitu arsik dalam bentuk minuman. Nah nggak lupa kopi, kita kan juga negara yang kaya dengan hasil kopinya gitu," jelas Nike.

Nike menyeduh kopi buatannya dengan proses seduhan V60, lalu tampak disisi lain Nike mengolah bahan bumbu arsiknya dengan metode syphon.

Alexander Crissie Ginting pengamat kuliner Medan dan juga merupakan juri dalam kompetisi kali ini menjelaskan kepada Tribun beberapa menu yang sudah dibuat oleh peserta.

"Signature tradisional Coffee kali ini benar-benar unik. Tadi ada yang nyeduh perpaduan antara kopi dengan kue putu, lalu ada ini kopi kue pancung, juga ada kopi nenas pandan, kopi arsik, kopi rujak dan banyak lagi ni yang unik," jelasnya.

Menurut Alex ini sebuah prestasi, bagaimana para barista mampu menciptakan menu yang mengangkat kearifan lokal, produk Nusantara.

"Ini sebuah prestasi menurut saya, ternyata anak muda sekarang tidak lupa dengan kearifan lokal, bahkan mampu mengenalkan cita rasa Nusantara dalam bentuk berbeda. Seperti ini tadi arsik, biasa kita menikmatinya dengan cara dimakan, tapi kali ini bisa dirasakan dalam bentuk minuman," tutur Alex.

(cr26/www.tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved