Jet Tempur Indonesia Korsel
Jet Tempur KF-21 Boramae Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan Sukses Terbang Perdana
KF-21 Boramae, buatan Korea dan Indonesia diketahui memiliki lebar 11,2 meter, panjang 16,9 meter, dan tinggi 4,7 meter.
Penulis: Rena Elviana Purba |
TRIBUN-MEDAN.COM - Jet tempur KF-21 Boramae akhirnya berhasil terbang untuk pertama kalinya. Jet tempur tersebut diketahui merupakan salah satu bentuk kerjasama Korea Selatan dengan Indonesia.
Jet tempur ini sebagai bentuk upaya Korea Selatan untuk lepas dari ketergantungan teknologi AS dalam persenjataan militernya.
Dalam mengerjakan KF-21 Boramae, Korsel bekerjasama dengan Indonesia di bawah program Defense Acquisition Program Administration.
Jet tempur KF-21 Boramae yang diproduksi di Korea Selatan tersebut merupakan pesawat tempur 'generasi 4,5'.
Beberapa jet yang setipe dengan KF-21 Boramae antara lain F-15E/EX Strike Eagle milik Amerika Serikat (AS), Chengdu J-10 C milik China, dan Sukhoi Su-35 kepunyaan Rusia.
Melansir Yonhap News, sebanyak 114 insinyur Indonesia yang ditugaskan untuk berangkat ke Korsel untuk mengerjakan KF-21 Boramae.
Indonesia juga menanggung 20 persen biaya atau sekitar 1,7 triliun Won (sekitar Rp 19 trilun).
KF-21 Boramae, buatan Korea dan Indonesia diketahui memiliki lebar 11,2 meter, panjang 16,9 meter, dan tinggi 4,7 meter.
Menurut KAI, KF-21 Boramae bisa mencapai kecepatan maksimum 22 ribu km per jam atau sekitar Mach 2.
Untuk memperkuat KF-21 Boramae, KAI juga membenamkan sistem elektrik mutakhir dalam KF-21 serta radar yang mampu mendeteksi ancaman udara serta pencarian inframerah.
Ada pula sistem pelacakan yang bisa mendeteksi lawan secara diam-diam dalam jarak dekat beserta sistem optik elektrik yang bisa mendeteksi musuh di darat.
Otoritas militer Korea Selatan bertujuan untuk menyelesaikan pengembangan pada tahun 2026 dan berencana untuk mengerahkan total 120 unit pada tahun 2032.
Dikutip dari artikel terbitan Hankookilbo, Selasa (19/7/2022) penerbangan pertama jet tempur KF-21 Boramae tersebut berhasil selama 30 menit di Pangkalan Sacheon, Korea Selatan.
Menurut Administrasi Program Akuisisi Pertahanan, KF-21 Boramae lepas landas dari landasan pacu Sayap Pelatihan ke-3 Angkatan Udara di Sacheon, Gyeongsangnam-do sekitar pukul 15:40 pada hari yang sama dan berhasil dalam penerbangan pertamanya.
Penerbangan pertama awalnya dijadwalkan pada pagi hari, tetapi terpaksa ditunda hingga sore hari. Hal ini lantaran kondisi cuaca yang sempat tidak memadai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jet-tempur-kf-21-terbang-perdana1.jpg)