Penggusuran PKL

Pedagang Kaki Lima di Jalan Willem Iskandar Bakal Digusur Pemkab Deliserdang

Pedagang kaki lima yang membuka lapak di Jalan Willem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan akan digusur Pemkab Deliserdang

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
HO
Asisten I Pemkab Deliserdang, Citra Efendy Capah memimpin rapat untuk penertiban PKL di kawasan Percut Seituan Selasa, (19/7/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,LUBUKPAKAM- Pemkab Deliserdang berencana menggusur dan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang ada di seputar Jalan Willem Iskandar, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan.

Rencananya, penggusuran pedagang kaki lima ini akan dilakukan pada Kamis (21/7/2022) nanti. 

Adapun alasan penggusuran ini lantaran jumlah PKL di Jalan Willem Iskandar makin hari makin banyak. 

Menurut hasil rapat koordinasi di kantor Camat Percut Seituan pada Selasa (19/7/2022) yang dipimpin Asisten I Pemkab Deliserdang, Citra Efendy Capah, penertiban dan penggusuran akan dilakukan secara terpadu dengan organisasi perangkat daerah (OPD). 

"Penertiban PKL sudah rutin kami laksanakan. Hari ini, rapat untuk menertibkan PKL di Jalan Willem Iskandar di samping Gedung Serba Guna. Kita harus tuntaskan dari setiap ruas jalan, harus bersih dari PKL. Intinya, PKL harus ditertibkan karena sudah mengambil hak-hak pejalan kaki. Sesuai dengan motto Deliserdang Bersih, Rapi, Sejuk, Rindang dan Indah (Berseri)," ucap Citra Efendy Capah. 

Informasi yang dihimpun penertiban ini dilakukan karena Managemen RSU Haji Medan juga membuat permohonan ke Pemkab.

Karena itu tidak hanya yang PKL yang berada di jalan Willem Iskandar saja nanti yang menjadi sasaran namun juga yang berada di sekitaran depan RSU Haji Medan.

Terhitung ada ratusan PKL yang akan ditertibkan nantinya. 

Camat Percut Seituan, Ismail mengaku sebenarnya sudah berulang kali pihaknya menyurati para PKL.

Namun selama ini tidak pernah digubris. Karena itu penertiban pun akan dilakukan untuk membuat lokasi menjadi bersih dan tertata rapi. 

"Ada ratusan PKL juga itu yang berjualan sampai ke badan jalan. Ya sudah kita suratinya sebenarnya tapi nggak didengar. Nanti ini mau kita surati lagi, ada ratusan juga itu," kata Ismail.

Jalan Willem Iskandar selama ini banyak terdapat PKL, karena di kawasan ini juga punya potensi besar untuk pedagang meraih keuntungan.

Sebab, lokasinya berada di sekitar kampus Unimed dan UINSU.

Terlebih, kawasan ini merupakan perbatasan antara Medan dan Deliserdang. (dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved