Breaking News:

Kunjungan Kerja Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi Mengaku Malu Hadir di W20: Apa yang Mau Aku Banggakan?

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku malu saat hadir di even W20. Dia merasa tidak ada yang bisa dibanggakan dari Sumut

TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat diwawancarai di kantor Gubernur Sumut, Senin (18/7/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIDIKALANG - Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi merasa malu saat menghadiri event W20 di Danau Toba.

Alasannya, tidak ada yang bisa dibanggakan dari Sumatera Utara ini

"Apa yang bisa aku tonjolkan di sana? Kalau perkara jalan mulus, lebih mulus lagi jalan di Eropa sana. Jadi apa yang mau aku banggakan? Bingung juga aku. Makanya mereka masih disana (Parapat), kesini lah aku," kata Edy Rahmayadi, di hadapan seluruh pimpinan yang ada di Kabupaten Dairi, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Edy Rahmayadi Murka Marahi Kades di Dairi: Jangan Asik Sensus Janda Aja Kau

Dalam kesempatan itu, Edy Rahmayadi sempat menunjukkan beberapa daerah wisata yang ada di luar Sumatera Utara, salah satunya goa yang berada di Desa Sukalaksana, Kabupaten Garut.

"Enggak bisa kalian buat goa seperti ini? Kalian buat aja cerita 'siapa yang masuk ke goa itu, mendapat istri yang cantik - cantik. Datang semua laki - laki itu. Laki - laki kan buaya," ungkapnya.

Edy Rahmayadi juga melihat beberapa keanekaragaman yang bisa dijadikan destinasi wisata, satu diantaranya yakni wisata sawah.

"Kalian punya sawah, punya AC dari Tuhan. Karena cuaca di sini sangat dingin," tegasnya.

Baca juga: Edy Rahmayadi Tersinggung Acaranya Tak Dihadiri Jimmy Sihombing: Masa Saya Datang Tidak Dihargai

Dirinya pun kembali memarahi kepala desa karena dianggap tidak bisa menciptakan destinasi wisata di Kabupaten Dairi.

"Kau tak lebih pintar daripada mereka. Hanya kau kebanyakan tidur ketimbang mereka yang ada di luar sana," sebut Edy.

Selain Kades, para camat yang hadir dalam kegiatan itu juga kena gamprat Edy Rahmayadi.

Edy membandingkan dirinya dengan para camat yang tidak pernah masuk kantor Gubernur.

"Tak perlu kau di kantor camat. Masuk kau ke sawah sana. Kau bandingkan kantor mu dengan kantor gubernur. Kantor ku marmer semua. Tapi dalam satu bulan,  satu kali pun aku bisa duduk di situ.  Karena kantor ku ada di Sumatera Utara ini," tandasnya.(cr7/tribun-medan.com)  

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved