TRIBUNWIKI
SOSOK Riswin Nasution, Pemuda Berdarah Batak yang Cintai Dunia Seni Sejak Kecil, Kini Jadi Penari
Dikatakannya, setelah ia gemar menari sedari TK ia pun kian aktif untuk mengenal dan menggali potensi saat ia duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketertarikannya pada seni tari memang sudah terlihat sejak kecil, baginya kecintaannya akan dunia tari seperti panggilan jiwa dalam hidup, itulah yang dirasakan oleh Riswin Saputra Nasution, seorang penari asal Kota Medan.
Tak hanya menyukai dunia tari menari, pemuda yang akrab disapa Riswin ini juga sudah gemar mengikuti festival dan perlombaan menari sejak masih memulai pendidikan di Taman Kanak-Kanak (TK).
Dikatakannya, setelah ia gemar menari sedari TK ia pun kian aktif untuk mengenal dan menggali potensi saat ia duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.
Kala itu, ia melihat potensi dan talenta yang dimilikinya dalam sebuah kegiatan berekspresi dan bereksplorasi melalui gerakan. Ia menyadari, bahwa bisa mengungkapkan sesuatu melalui tariannya.
Tak hanya ia saja yang menyadari talenta itu, para guru di sekolahnya pun kerap memuji nya dan mengarahkannya untuk melanjutkan pendidikan di program studi Seni Tari.
Namun, keinginannya untuk melanjutkan pendidikan dengan jurusan tersebut sempat terhalang karena tidak begitu direstui oleh orangtua nya.
Tak mudah mengalahkan tekad Riswin, sejak dahulu ia merupakan anak yang konsisten dan gemar dalam mengeksplor dirinya.
Dan usaha tidak pernah mengkhianati hasilnya, melalui tekad dan kesungguhannya dalam meraih keinginannya melanjutkan di Pendidikan Seni Tari tersebut, ia pun mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga dan sekaligus diterima di Pendidikan Seni Tari, Universitas Negeri Medan melalui jalur SBMPTN.
Baca juga: SOSOK Hendrik P Hutagalung, Pemuda Berdarah Batak Peraih Adhi Makayasa 2011, Kini S2 di Australia
"Dari situ, saya pun aktif dalam organisasi kampus dan sanggar tari untuk terus berlatih dan berkarya dalam dunia seni tari, " ujarnya
Berangkat dari hal itu juga, Riswin yang tak pernah putus asa dan terus belajar serta mengupgarde skill, kini menuai hasil dari usahanya.
Kini, ia dipercayai oleh banyak orang dari kalangan mana saja untuk menampilkan bakatnya di berbagai kesempatan event dan festival.
Diceritakannya, tertarik dalam dunia seni tari, Riswin mengatakan kecintaannya dalam dunia tari seperti panggilan jiwa.
Menurutnya, ketika ia melihat sebuah tarian ia merasakan ada ia di dalam tarian tersebut.
Sehingga dalam menampilkan diri melalui tarian, ia terus belajar untuk memperkaya ilmu dan memperdalam keindahan tarian sampai ia memiliki ciri khasnya tersendiri dalam menari.
"Kalau mengenai ciri khas tarian saya, awalnya saya belajar tarian itu sejak SMA, pada waktu itu tarian pertama yang saya bawa yaitu tarian tradisi. Namun, seiring berjalannya waktu, akhirnya saya menyadari bahwa ciri khas saga dalam tarian yaitu kompeporer, " tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Riswin-Saputra-Nasution.jpg)