Karhutla di Samosir

Karhutla Terjadi Lagi di Samosir, Landa Desa Janji Martahan, Ancam Gedung SMA Negeri 1 Harian

Kali ini karhutla terjadi di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir pada Senin (8/8/2022).

Tayang:
Penulis: Maurits Pardosi |
Tribun Medan/Istimewa
Petugas dibantu masyarakat sekitar berupaya memadamkan api yang membakar hutan dan lahan Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Senin (8/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Samosir, Senin (8/8/2022).

Kali ini karhutla terjadi di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Sebelumnya terjadi di Hutan Pinus Tele dan Lereng Pusuk Buhit.

Menurut warga yang juga anggota Gajahmada Pomdam 1/BB,  Baktiar Pasaribu menjelaskan, lahan yang terbakar ini luasnya sekitar 5 hektar.

Baca juga: Karhutla Pusuk Buhit, Manggala Agni Terlelap Malah Salahkan TNI-Polri yang Bekerja Sampai Subuh

Karhutla tersebut terjadi sekira 2 jam lalu dan saat ini pihaknya masih berupaya memadamkan api.

"Kurang lebih 5 hektar yang berada di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir. Ini baru terjadi siang ini. Sekitar 2 jam lalu," ujar Baktiar Pasaribu (45), Senin.

Petugas Berusaha Padamkan Karhutan SMA 1 Harian
Petugas berupaya memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Desa Janji Martahan, Kecamatan Harian, Samosir, Senin (8/8/2022). (Tribun Medan/Istimewa)

Akibat karhutla yang terjadi di Desa Janji Martahan ini, membuat aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri 1 Harian terganggu. Pasalnya areal lokasi kebakaran berada di samping sekolah tersebut.

"Apinya belum padam sampai detik ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat sekitar bersama dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah serta para guru ikut serta dalam proses pemadaman api tersebut.

Hingga saat ini, hanya 2 unit pemadam kebakaran (damkar) yang diturunkan Pemkab Samosir untuk upaya pemadaman api tersebut.

Baca juga: Cegah Karhutla, Personel Polsek Balige Sosialisasi Bahaya dan Ancaman Pasal

Ia menjelaskan, angin kencang yang berhembus di lokasi kebakaran, mengakibatkan api sulit dipadamkan.

Kini pihaknya terus berupaya padamkan api agar jangan merambat hingga ke gedung sekolah SMA Negeri 1 Harian.

"Semua berupaya untuk memadamkan kobaran api yang hampir kena ke gedung laboratorium dan ruang guru," sambungnya.

"Angin kencang," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)


 
 
 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved