Berita Foto: Progres Pengerjaan Jalur Layang Kereta Api Medan-Binjai Diprediksi Rampung 2024
Pembangunan jalur layang Kereta Api (KA) lintas Medan-Binjai tersebut direncanakan akan rampung dalam 900 hari atau 2024 mendatang.
Penulis: M Daniel Effendi Siregar | Editor: M Daniel Effendi Siregar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pekerja berusaha menyelesaikan pengerjaan proyek jalur layang kereta api Medan-Binjai di kawasan perlintasan Jalan Sekip, Medan, Selasa (30/8/2022). Pembangunan jalur layang Kereta Api (KA) lintas Medan-Binjai tersebut direncanakan akan rampung dalam 900 hari atau 2024 mendatang dengan anggaran senilai Rp 172 miliar.
Pembangunan jalur layang Kereta Api (KA) lintas Medan-Binjai direncanakan akan rampung dalam 900 hari atau 2024 mendatang. Pemerintah Kota Medan sangat mendukung pembangunan jalur layang kereta api yang menghubungkan antara Kota Medan dengan Kota Binjai. Sebab pembangunan jalur layang ini akan berdampak terhadap perkembangan transportasi massal di kota Medan.
Dalam rapat tersebut dibahas mengenai rencana pembangunan dan mekanisme penertiban lahan milik PT KAI yang saat ini di huni oleh sejumlah masyarakat. Masyarakat yang saat ini tinggal di lahan milik PT KAI tersebut juga menerima tali asih sebagai bentuk kepedulian Pemerintah.
Sementara itu Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Dandun Prakosa menjelaskan pelaksanaan penertiban lahan untuk pembangunan jalur kereta api layang lintas Medan-Binjai dilaksanakan menunjuk pada RPJMN 2020-2024 yakni sasaran pembangunan infrastruktur untuk mendukung perkotaan (pengembangan angkutan massal di 6 kota metropolitan salah satunya Kota Medan).
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Dandun Prakosa mengaku akan membangun dua stasiun baru, yakni Stasiun Helvetia dan Stasiun Sunggal. Kedua stasiun itu sebagai sarana penunjang mendukung pembangunan transportasi perkotaan di Kota Medan.
(sir/tribun-medan.com)