Breaking News:

Penyegelan Sekolah

Sekolah di Sei Mencirim Disegel Warga, Begini Respon Dinas Pendidikan Deliserdang

Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang meminta agar konflik yang terjadi di Yayasan Pendidikan Al Hidayah tidak sampai mengganggu aktifitas belajar.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: mustaqim indra jaya
Tribun Medan/Alfiansyah
Seorang wanita memegang segel berupa papan kayu yang menutup sekolah Yayasan Pendidikan Alhidayah, Jalan Kirab Remaja, Dusun XV, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Kamis (1/9/2022). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang meminta agar konflik yang terjadi di Yayasan Pendidikan Al Hidayah, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal tidak sampai mengganggu aktifitas belajar mengajak para anak didik.

Karena ada konflik antara masyarakat dengan pihak sekolah, membuat para anak didik di sekolah tersebut terpaksa belajar diteras.

Hal ini lantaran adanya penyegelan yang dilakukan masyarakat terhadap sekolah tersebut. 

Baca juga: Tiga Orang Warga Segel Pintu Sekolah di Sei Semayang, Ratusan Anak Terpaksa Belajar di Luar Ruangan 

"Kami mohon anak-anak jangan terganggu belajar mengajarnya. Kalau ada masalah internal dan macam-macam itu hal lain tapi anak-anak kita harapkan bisa belajar dengan sebaik mungkin dulu," ujar Kabid SD Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Samsuar Sinaga Kamis, (1/9/2022). 

Samsuar mengakui masalah ini sebenarnya sudah lama didengar oleh Dinas Pendidikan. Pihaknya juga sudah pernah turun ke lokasi untuk melihat bagaimana masalah yang terjadi.

Penyelesaian di tingkat Kecamatan pun disebut sudah pernah dilakukan hanya saja tidak ada titik temu antara kedua belah pihak. 

"Makanya itu masalah ini kita coba selesaikan di dinas saja. Inikan ada riak-riak lagi makanya nanti hari Selasa akan kita panggil semua pihak. Mulai dari pihak sekolah, BKM Masjid hingga Kepala Desa kita panggil ke dinas," kata Samsuar. 

Disebutkannya, saat ini pihaknya masih ingin mengumpulkan data-data dan informasi detail mengenai masalah yang terjadi.

Dan nantinya akan dilakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Deliserdang, untuk dicarikan solusi.

Sebelumnya, ratusan siswa Sekolah Dasar di Yayasan Pendidikan Alhidayah, Jalan Kirab Remaja, Dusun XV, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, terpaksa harus belajar di luar kelas.

Pasalnya, ruangan sekolah mereka disegel oleh tiga orang mengatasnamakan warga setempat yang diduga keberatan dengan sekolah tersebut.

Menurut kepala sekolah, Ridwan peristiwa penyegelan oleh sejumlah orang itu dilakukan, pada Rabu (31/8/2022) kemarin.

"Jadi kemarin sekitar pukul 11 siang, anak-anak masih belajar datang tiga orang, masuk ke ruangan saya bilang mau menyegel ruangan kelas yang di dekat Masjid. Mereka minta untuk disaksikan, namun saya menolak," kata Ridwan kepada Tribun Medan, Kamis (1/8/2022).

Ia mengatakan sempat terjadi adu argumentasi dirinya dengan tiga orang tersebut. Hingga akhirnya, mereka tetap bersikeras untuk menyegel sekolah itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved