Breaking News:

Berita Sumut

Pohon Tumbang di Km 55-56 Jalan Jamin Ginting, Arus Lalu Lintas Medan-Berastagi Sempat Macet

Sebuah pohon tumbang di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Berastagi, Kabupaten Karo pada Jumat (2/9/2022).

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ade Saputra

Pohon Tumbang di Km 55-56 Jalan Jamin Ginting, Arus Lalu Lintas Medan-Berastagi Sempat Macet

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Sebuah pohon tumbang di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Berastagi, Kabupaten Karo pada Jumat (2/9/2022).

Akibat adanya pohon tumbang tersebut, sempat membuat arus lalulintas dari Berastagi menuju Kota Medan maupun sebaliknya tersendat.

Berdasarkan keterangan dari personel Satlantas Polres Tanah Karo yang bertugas di Pos Doulu, Bripka Jhonatan Sinurat, menjelaskan jika peristiwa pohon tumbang tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

Dirinya menjelaskan, letak pohon tumbang ini terjadi di kawasan KM 55-56, Jalan Jamin Ginting.

"Tadi kita dapat informasi dari masyarakat tentang adanya pohon tumbang sekira pukul 13.00 WIB. Kemudian, kita langsung mengecek ke lapangan untuk melihat situasi," ujar Jhonatan, Jumat.

Dijelaskan Jhonatan, akibat adanya pohon tumbang tersebut sempat membuat arus lalulintas macet hingga dua kilometer.

Setelah tiba di lokasi, dirinya mengatakan pihaknya dibantu dengan pengendara berusaha untuk melakukan penanganan. 

Adapun langkah yang dilakukan, dengan memotong batang serta ranting pohon yang menutupi kedua lajur.

Setelah berhasil menyingkirkan material kayu, pihaknya langsung mengatur lalulintas agar kemacetan bisa teratasi. 

"Tadi kita dibantu oleh masyarakat langsung memotong batang dan ranting pohon serta melakukan evakuasi. Kurang lebih satu jam tadi kita lakukan penanganan, dan lalulintas perlahan bisa berjalan," ucapnya. 

Amatan www.tribun-medan.com, pohon yang tumbang tersebut sudah dievakuasi ke pinggir jalan.

Tampak batang pohon dengan ukuran cukup besar tersebut sudah dipotong-potong, kemudian dievakuasi agar kendaraan dari kedua lajur bisa melintas. 

Sebelum terjadi pohon tumbang, tingginya curah hujan mengakibatkan jalan penghubung antar desa di Kecamatan Namanteran dikabarkan putus karena gorong-gorongnya tergerus air.

(mns/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved