Breaking News:

Niat Puasa

Niat Puasa Nazar, Hukum, Tata Cara dan Manfaat Puasa Nazar

Puasa Nazar tidak dilakukan oleh semua orang Islam, artinya puasa nazar tidaklah wajib dijalankan, berbeda dengan puasa Ramadhan.

Penulis: Rizky Aisyah | Editor: mustaqim indra jaya
HO/Tribun Medan
ILUSTRASI, Niat Puasa Nazar 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puasa Nazar adalah salah satu macam puasa yang dijalankan oleh umat Islam untuk memenuhi janji karena hajatnya telah terpenuhi.

Puasa Nazar tidak dilakukan oleh semua orang Islam, artinya puasa nazar tidaklah wajib dijalankan, berbeda dengan puasa Ramadhan.

Namun, hukumnya akan berbeda jika seseorang telah mendapatkan keinginannya dan berniat Puasa Nazar.

Baca juga: Niat Puasa Daud, Keutamaan, Tata Cara, dan Manfaat Puasa Daud Bagi Kesehatan

Puasa Nazar merupakan ibadah yang bersifat sunnah atau fardhu kifayah, tetapi puasa ini berubah hukumnya, yakni menjadi wajib apabila seseorang telah bernazar dan keinginannya tercapai.

Niat Puasa Nazar

Untuk seseorang yang ingin melakukan puasa nazar, seseorang perlu untuk melafalkan niat puasa nazar pada malam hari, tepat sebelum melaksanakan puasa nazar.

NAWAITU SHAUMAN NADZRI LILLÂHI TA'ALA

Artinya : Saya niat puasa nazar karena Allah Ta'ala

Tata Cara dan Konsekuensi Puasa Nazar

Puasa nazar adalah puasa yang wajib dilakukan ketika keinginan seseorang terpenuhi dengan melakukan janjinya sesuai yang telah dinazarkan.

Setelah itu, seorang muslim wajib melakukan puasa nazar sehingga langkah awalnya adalah mengucapkan niat puasa nazar dan melaksanakan ibadah puasa sebagaimana puasa pada umumnya.

Apabila tidak mampu melaksanakan puasa nazar seperti yang telah dijanjikan, maka seseorang tersebut harus menerima konsekuensi puasa nazar berupa:

Memberi makan 10 orang miskin

Memerdekakan 1 orang budak

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved