Polisi Tembak Polisi
Polisi Tembak Polisi di Lampung: Kapolsek Dicopot, Aipda Suryanto Dipenjara, Aipda Karnain Tewas
Buntut dari penembakan ini, Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus langsung mencopot Kapolsek Way Pengubuan AKP M Ali Mansyur.
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus Polisi tembak Polisi di Lampung telah terungkap. Kanit Provos Polsek Way Pengubuan Aipda Sudi Suryanto menembak mati Aipda Karnain di rumahnya pada Minggu (4/9/2022).
Buntut dari penembakan ini, Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus langsung mencopot Kapolsek Way Pengubuan AKP M Ali Mansyur.
Penembakan oleh Aipda Rudi itu dilakukan di rumah korban yang berada di Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah.
Aipda Rudi dilaporkan menembak mati Aipda Ahmad Karnain karena merasa sakit hati kepada korban yang telah membongkar aib pelaku di grup WhatsApp.
Berdasarkan surat telegram yang ditandatangani Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Lampung, disebutkan bahwa AKP M Ali Mansyur dipindahtugaskan sebagai Kepala Sub Bagian Logistik Polres Lampung Tengah.
Adapun jabatan Kapolsek Way Pangubuan digantikan oleh Inspektur Satu (Iptu) Andi Meiriza Putra, yang sebelumnya bertugas di Pama Polres Lampung Tengah.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan pemindahan tugas AKP M Ali tersebut atas perintah Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus.
"Benar, ini adalah evaluasi atas kinerja yang bersangkutan sebagai pemimpin," kata Pandra dikutip dari Kompas.com pada Selasa (6/9/2022).
Pandra menjelaskan pemindahtugasan AKP M Ali dilakukan sebagai bentuk hukuman atas kinerja kepemimpinan yang bersangkutan terkait kasus penembakan yang menimpa bawahannya dan juga dilakukan oleh bawahannya itu.
Sebelumnya diberitakan, anggota Polsek Way Pangubuan, Lampung Tengah, Lampung, bernama Aipda Ahmad Karnain tewas ditembak oleh rekannya, Aipda Rudi Suryanto (39).
Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengungkapkan penembakan itu terjadi ketika pelaku Aipda Rudi mendatangi rumah korban Ahmad Karnain.
Ketika itu, kata Doffie, korban Ahmad Karnain sempat menyuruh rekannya tersebut untuk masuk ke dalam rumahnya.
Belum sempat mereka duduk di ruang tamu, Doffie menuturkan, tiba-tiba Aipda Rudi mengeluarkan senjata api miliknya. Tanpa pikir panjang, ia menembak Aipda Karnain.
Usai ditembak pelaku, korban Aipda Karnain sempat berlari masuk ke kamar untuk mengambil pistol miliknya. Namun, belum sampai di kamarnya, Aipda Karnain sudah roboh mengeluarkan banyak darah.
"Aipda Karnain tersungkur di depan istri dan kedua anaknya. Sementara pelaku berlari meninggalkan TKP," kata Doffie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penembak-Aipda-Ahmad-Karnain.jpg)