Breaking News:

Berita Medan

Begini Tanggapan Wakil Wali Kota Aulia Rachman soal Siswi SD di Medan Diduga Dirudapaksa

Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman angkat bicara terkait kasus kekerasan seksual pada anak yang dilaporkan orang tua korban kepada Hotman Paris.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ade Saputra

Begini Tanggapan Wakil Wali Kota Aulia Rachman soal Siswi SD di Medan Diduga Dirudapaksa

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman angkat bicara terkait kasus kekerasan seksual pada anak yang dilaporkan orang tua korban kepada pengacara Hotman Paris.

Aulia Rachman mengaku dirinya telah melihat video orangtua korban meminta bantuan kepada pengacara kondang tersebut.

"Iya saya tahu dan sudah lihat di sosial media mengenai laporan orang tua murid tersebut kepada pengacara Hotman," kata Aulia usai menggelar rapat paripurna tersebut.

Namun, menurut Aulia dirinya belum ada menerima laporan langsung dari Dinas Pendidikan Kota Medan mengenai peristiwa yang menimpa korban.

"Kami belum menerima laporan dari dinas terkait bagaimana kronologi dan sebagainya," jelasnya. 

Menanggapi persoalan kekerasan seksual pada anak, pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut. 

"Pasti akan kami tindak lanjuti, namun untuk saat ini kami belum menerima laporan apapun mengenai hal itu," katanya.

Menurut Aulia, dirinya akan mencari tahu kronologi peristiwa kekerasan seksual pada siswi SD tersebut, sebelum akhirnya menjatuhi hukuman terhadap pelaku.

"Kita liat dulu alurnya dari mana, jangan kita langsung menjudge seseorang tanpa mengetahui dasarnya," ucapnya. 

Bila terbukti bersalah, Aulia memastikan Pemko Medan akan memberikan tindakan tegas.

"Pasti kalau memang mereka bersalah tentu kita lakukan tindakan hukuman sesuai dengan peraturan yang ada," katanya. 

Untuk diketahui viral di sosial media dari akun instagram resmi @hotmanparisofficial yang menyatakan sedang mengunjungi orang tua korban yang anaknya diduga dirudapaksa oleh sejumlah oknum di sekolah. 

Dalam video yang diunggah Hotman tersebut  bahwa dirinya sedang mewawancarai ibu kandung dari anak yang diduga dirudapaksa tersebut. 

Selain itu ibu korban juga membenarkan adanya kekerasan seksual pada anak kandungnya tersebut.

Sehingga video yang berdurasi selama 3 menit tersebut menuai komentar yang cukup banyak dari netizen. 

(cr5/tribun-medan.com)

 

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved